Jakarta (ANTARA) - Google meluncurkan jam tangan pintar Pixel Watch 5 yang tersedia dalam dua pilihan ukuran, yakni 41 mm dan 45 mm.
Dilansir dari laporan Gizmochina pada Rabu (12/8) waktu setempat, jam tangan pintar ini menjalankan sistem operasi Wear OS 7 dan mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) Gemini untuk membantu berbagai aktivitas pengguna.
Pixel Watch 5 ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon W5 Gen 2 Accelerated yang dipadukan dengan koprosesor Cortex-M55. Google meningkatkan kapasitas RAM hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya dan mengklaim peningkatan performa sekitar 20 persen.
Pixel Watch 5 menggunakan layar AMOLED LTPO dengan refresh rate adaptif 1-60Hz. Tingkat kecerahan layarnya mencapai 3.000 nit untuk penggunaan di luar ruangan, sementara tingkat kecerahan terendahnya mencapai 1 nit untuk mode always-on display.
Bagian bodi menggunakan aluminium daur ulang, sedangkan layarnya dilindungi kaca 3D Corning Gorilla Glass 5. Pixel Watch 5 juga menyediakan penyimpanan internal 64 GB, NFC, mikrofon dan speaker bawaan, serta fitur haptic generasi terbaru.
Baca juga: Google Pixel 11 Pro Fold hadir dengan chip Tensor G6 dan desain tipis
Salah satu fitur yang diunggulkan adalah integrasi Gemini langsung ke Wear OS 7. Pengguna dapat mengaktifkan asisten AI tersebut melalui fitur Raise to Talk dengan mengangkat pergelangan tangan.
Sejumlah perintah sederhana, seperti mengatur timer, membuka email, atau memulai latihan, dapat diproses langsung di perangkat. Kemampuan tersebut memungkinkan beberapa fungsi tetap berjalan tanpa koneksi internet sekaligus mempercepat respons.
Gemini juga dapat menampilkan informasi yang sesuai dengan konteks pengguna, seperti boarding pass penerbangan atau agenda yang akan datang, secara langsung pada layar jam.
Untuk kesehatan dan kebugaran, Pixel Watch 5 membawa fitur seperti elektrokardiogram (ECG) untuk mendeteksi tanda fibrilasi atrium (AFib), pemantauan kadar oksigen darah (SpO2), dan variabilitas detak jantung.
Google juga menambahkan fitur body-response yang membantu mengidentifikasi tanda-tanda fisik yang berkaitan dengan stres.
Untuk navigasi, jam tangan pintar ini dilengkapi GPS dual-frequency. Sistem tersebut memanfaatkan model tiga dimensi bangunan dan data cuaca lokal untuk membantu mempertahankan sinyal ketika digunakan di kawasan perkotaan maupun area dengan banyak pepohonan.
Google juga berencana menghadirkan pembaruan perangkat lunak pada September 2026 untuk membantu memantau tren tekanan darah dan tanda-tanda resistensi insulin menggunakan sensor pada perangkat.
Baca juga: Pixel 11 dilengkapi AI yang bisa terjemahkan bahasa isyarat ke teks
Selain itu, fitur Breathing Emergency Detection akan diluncurkan lebih dulu di Eropa. Fitur tersebut dapat mendeteksi penurunan kadar oksigen darah yang parah dan secara otomatis menghubungi layanan darurat jika pengguna tidak merespons.
Pixel Watch 5 ukuran 41 mm menggunakan baterai 332 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam dengan layar always-on aktif.
Sementara versi 45 mm memiliki baterai 465 mAh dengan daya tahan hingga 40 jam. Kedua model dapat mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu sekitar 15 menit menggunakan dok pengisi daya bawaan.
Untuk harga, Pixel Watch 5 sudah bisa dipesan di Amerika Serikat dan akan tersedia di toko mulai 20 Agustus.
Model 41 mm dibanderol mulai 399 dolar AS (Rp7,1 juta) untuk versi Wi-Fi dan 499 dolar AS (Rp8,9 juta) untuk versi LTE. Sementara model 45 mm dibanderol 429 dolar AS (Rp7,7 juta) untuk versi Wi-Fi dan 529 dolar AS (Rp9,5 juta) untuk versi LTE.
Baca juga: Google Pixel 11 Series meluncur dengan harga mulai Rp16 jutaan
Baca juga: Google Pixel Tag hadir jadi "AirTag" untuk pengguna Android
Baca juga: Google integrasikan AI Mode dengan Canva, YouTube Music, dan Instacart
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































