Fadli Zon tantang Generasi Z di Bengkulu terlibat hidupkan situs sejarah

2 hours ago 2

Bengkulu (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menantang Generasi Z di Bengkulu ikut terlibat aktif menghidupkan situs sejarah melalui festival dan kegiatan kreatif agar kawasan bersejarah di Bengkulu menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Saya berharap generasi muda terutama Generasi Z di Bengkulu bisa aktif membuat kegiatan dan festival di kawasan situs sejarah agar semakin banyak orang datang dan merasakan nilai sejarahnya,” kata Fadli Zon di Bengkulu, Rabu.

Dia menyampaikan ajakan tersebut usai meninjau Benteng Marlborough dan Rumah Kediaman Bung Karno yang menjadi dua ikon sejarah di Kota Bengkulu.

Menurut dia situs bersejarah tidak cukup hanya dipelihara secara fisik, tetapi juga perlu dihidupkan dengan aktivitas yang melibatkan komunitas dan anak muda agar memiliki daya tarik yang berkelanjutan.

Baca juga: Menbud terima pendiri Museum Papua di Jerman, perkuat diplomasi budaya

Situs sejarah di Bengkulu, Benteng Marlborough, Rumah Bung Karno, dan situs lainnya memiliki ruang terbuka yang potensial dimanfaatkan untuk sejumlah aktivitas kebudayaan.

Dia mengatakan budaya harus ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi dan juga mampu melahirkan talenta-talenta baru dari kalangan muda sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

"Budaya harus kita hidupkan agar menjadi kekuatan ekonomi. Dari sana bisa lahir talenta-talenta baru dari Bengkulu," kata dia.

Dalam kunjungannya ke Bengkulu, Fadli Zon menilai situs peninggalan masa kolonial tersebut memiliki daya tarik wisata sejarah yang tinggi dan potensial menarik lebih banyak wisatawan

"Saya kira masyarakat Indonesia perlu datang ke Bengkulu, terutama ke Benteng Marlborough, untuk melihat keindahan dan nilai sejarahnya, termasuk Rumah Kediaman Bung Karno yang memiliki nilai historis tinggi," ujarnya.

Baca juga: Menbud usulkan pembangunan kedai kopi di Rumah Bung Karno

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |