Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan Kantor Staf Presiden harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui program KSP Mendekat.
“Kehadiran KSP dengan program ‘KSP Mendekat’ menjadi titik tolak, menjadi harapan bagi masyarakat Indonesia di mana pun kita berada demi Merah Putih,” kata Dudung dalam sambutannya pada peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Dudung mengatakan kehadiran KSP bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan dan mendorong kemajuan bangsa.
“Tentunya KSP melakukan suatu kegiatan-kegiatan untuk kepentingan rakyat, memajukan rakyat, dan bersama-sama dengan rakyat. Banyak hal yang sudah kita lakukan,” ujarnya.
Baca juga: Ikut awasi SPMB, masyarakat bisa lapor kecurangan lewat KSP Mendekat
Ia menegaskan semangat tersebut harus menjadi landasan jajaran KSP dalam menjalankan tugas serta mendukung program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mendukung Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kita kerja keras, apa pun yang kita hadapi, tapi kebenaran harus kita junjung tinggi,” kata Dudung.
Menurut dia, semangat kemerdekaan perlu terus dijaga setelah peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Jajaran KSP juga didorong membangun optimisme dan memusatkan perhatian pada upaya memajukan bangsa.
Baca juga: Dudung nilai pengamalan Pancasila makin mendesak di era media sosial
Dudung mengajak jajaran KSP terus mendukung Presiden Prabowo dengan mengedepankan kepentingan kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“Kita dukung Bapak Presiden selalu berpikir untuk kemajuan bangsa, untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan turut memberikan bantuan kepada anak-anak sekolah berupa bola, raket bulu tangkis, bola basket, dan bola voli.
Selain bantuan perlengkapan olahraga, diberikan santunan kepada anak-anak sekolah dan guru sebagai bentuk perhatian dan dukungan.
Kegiatan peringatan tersebut juga diisi berbagai lomba khas perayaan 17 Agustus, antara lain sedot kertas, estafet gelas, estafet bola, dan susun kata.
Baca juga: Dudung: Pancasila bukan sekadar hafalan, harus hadir dalam perilaku
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































