Jakarta (ANTARA) - Pelatih Yohanes Kristian kembali ke Hangtuah Jakarta dengan tugas membangun ulang tim setelah klub tersebut berpisah dengan Wahyu Widayat Jati serta melakukan evaluasi besar untuk menghadapi Indonesian Basketball League (IBL) 2027.
Laman IBL, Rabu, menyebut Hangtuah memperkenalkan Yohanes sebagai pelatih kepala interim, bersamaan dengan pengumuman Moosa Permadi dan Hendrikus Andi Anggriyanto sebagai asisten pelatih.
Penunjukan tersebut menandai kembalinya Yohanes ke jajaran kepelatihan Hangtuah, setelah menjadi bagian dari tim pada musim 2024. Saat itu, dia berstatus sebagai asisten pelatih Andika Supriadi Saputra. Lalu Yohanes mendapat mandat sebagai pelatih kepala sementara setelah performa Hangtuah tidak sesuai harapan.
Berdasarkan statistik IBL, dalam 15 pertandingan, klub yang bermarkas di GOR Ciracas, Jakarta Timur itu hanya mampu meraih enam kemenangan dalam musim 2024.
Baca juga: Rajawali Medan pertahankan Samuel Devin Susanto untuk IBL 2027
Selama musim 2024, Yohanes sempat menangani tim dalam beberapa laga, tapi manajemen kembali mengganti pelatih dan pilihan jatuh kepada Wahyu Widayat Jati.
Di bawah kepemimpinan Wahyu, Hangtuah melanjutkan perjalanan sampai sisa musim 2024 dan pada edisi 2025, serta 2026. Tetapi setelah dua musim penuh terakhir, klub dan Wahyu memutuskan untuk berpisah sehingga kursi pelatih kepala kembali kosong.
Manajemen menyatakan kepergian Wahyu menjadi bagian dari perubahan besar yang dilakukan Hangtuah Jakarta. Evaluasi bukan hanya menyasar sektor kepelatihan, tetapi juga komposisi pemain.
Kini Yohanes Kristian kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin proses pembangunan ulang tim. Kehadiran Moosa dan Hendrikus sebagai asistennya menjadi bagian dari susunan baru yang diharapkan mampu membawa Hangtuah memasuki fase berbeda.
Manajemen optimistis dengan struktur kepelatihan yang baru, tim bisa menata kembali fondasi tim sekaligus menyiapkan arah baru setelah perubahan besar pada musim sebelumnya.
Baca juga: Bogor Hornbills bersiap hadapi All-Indonesian 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































