Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menyatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi terus mengambil langkah-langkah diplomatik dan menahan diri untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
"Upaya-upaya diplomatik sedang dilakukan dan terus dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi," kata Dubes Saudi tersebut dalam acara Buka Bersama dengan Insan Pers Indonesia, di Jakarta, Jumat malam.
Dalam upaya meredakan ketegangan, Saudi berupaya menahan diri untuk tidak melakukan serangan balasan terhadap Iran.
"Kami berprinsip untuk menahan diri. Kami berusaha untuk bisa diselesaikan secara tenang, secara damai," kata Dubes.
Dubes Faisal juga menegaskan bahwa dari awal perang terjadi, Pemerintah Kerajaan Saudi telah menegaskan kepada Iran bahwa mereka tidak mengizinkan wilayahnya dijadikan tempat untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
"Kami tahu bahwa pertama serangan itu dilakukan oleh Amerika dan Israel terhadap Iran. Dalam poin ini atau dalam kesempatan ini, Pemerintah Saudi mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel," kata dia.
Namun, Iran tetap melancarkan serangan balasan ke Negara-negara Teluk, termasuk Saudi, yang menjadi korban atas serangan-serangan Iran ke sejumlah fasilitas publik dan fasilitas politik penting lainnya.
Serangan tersebut, kata Dubes, bertolak belakang dengan prinsip bertetangga yang baik, dan bertentangan dengan hukum internasional, serta prinsip-prinsip internasional yang dianut oleh masyarakat internasional.
Sementara itu, Faisal menambahkan bahwa di tengah ketidakstabilan harga minyak dunia akibat ketegangan di Timur Tengah, Saudi akan melakukan stabilisasi harga.
"Pada prinsipnya, tentu kami akan berusaha untuk menstabilkan harga tersebut, karena kami tahu bahwa perang pasti berdampak terhadap ekonomi ataupun terhadap energi," katanya.
Kemudian, terkait haji, Faisal mengatakan bahwa persiapan berjalan lancar sesuai dengan rencana. "Insya Allah persiapan berjalan lancar, sesuai dengan rencana dan insya Allah tidak ada dampak apa pun," katanya.
Dia menegaskan bahwa Saudi dalam keadaan aman dan tenang. Pesawat-pesawat yang menuju Arab Saudi juga akan mengangkut jemaah haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Untuk itu, Saudi mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak khawatir, karena persiapan haji tetap berjalan sesuai dengan rencana.
Baca juga: Saudi kecam serangan Israel ke Iran dan balasan Teheran ke GCC
Baca juga: Irak dan Arab Saudi serukan kerja sama akhiri perang di Timur Tengah
Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































