DKI pastikan pengendali banjir berfungsi optimal antisipasi banjir

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan infrastruktur pengendali banjir yakni pompa, polder, serta badan air tetap berfungsi optimal sebagai upaya mengantisipasi cuaca ekstrem yang salah satunya berpotensi menyebabkan banjir.

“Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum di Jakarta, Kamis.

Ika mengatakan, jajarannya menyiagakan pompa stasioner, pompa mobile, hingga pintu air agar dapat bekerja maksimal, baik pada fase prabanjir maupun saat penanganan banjir berlangsung.

Berdasarkan data hingga 13 Maret 2026, terdapat 668 unit pompa stasioner yang tersebar di 243 lokasi.

Selain itu, tersedia 537 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. Pompa ini difungsikan untuk menjangkau titik genangan yang tidak dapat dilayani pompa stasioner.

Baca juga: Dinas SDA DKI diminta antisipasi banjir meski kondisi aman

Kemudian, untuk mengoptimalkan kapasitas drainase, Dinas SDA juga mempercepat pengerukan pada berbagai infrastruktur pengendali banjir, seperti sungai, kali, serta waduk, situ, dan embung.

Hingga 13 Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah kota administrasi telah mencapai 123.393 meter kubik.

Sepanjang 2025, total volume pengerukan tercatat mencapai 919.173 meter kubik. Dalam mendukung kegiatan ini, Dinas SDA mengerahkan 260 unit excavator dan 465 unit dump truck.

Ika menambahkan, Dinas SDA juga menyiagakan satuan tugas (satgas) atau pasukan biru yang siap bergerak saat terjadi banjir. Mereka bertugas mendukung operasional pompa serta memastikan genangan dapat ditangani dengan cepat.

"Selain itu, pasukan biru secara rutin melakukan pemantauan lapangan untuk menjaga kondisi tetap terkendali," katanya.

Dia pun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan. Dalam kondisi darurat, warga dapat mengakses aplikasi JAKI atau menghubungi layanan 112.

Baca juga: SDA Jakbar optimalkan pompa antisipasi banjir

Baca juga: Percepat penanganan banjir, Pemprov DKI kerahkan 1.200 pompa

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |