Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa penting dan menarik terjadi di Jakarta pada Kamis (10/9), antara lain Pramono menargetkan pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) selesai dalam lima tahun hingga uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai.
Berikut berita selengkapnya:
Ingin uji coba LRT? Warga bisa akses dari undangan dan daftar di situs
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pihaknya akan membuka akses untuk masyarakat yang ingin mengikuti uji coba LRT rute Kelapa Gading-Manggarai lewat undangan maupun pendaftaran melalui situs resmi LRT Jakarta.
"Iya, ada yang melalui undangan dan juga ada yang nanti mendaftar melalui situs web," kata Budi saat dijumpai usai meninjau rute tersebut di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Kamis.
Baca selengkapnya di sini.
LRT: Arus lalin sekitar Manggarai akan normal setelah dialihkan
Direktur Utama PT LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara menjelaskan arus lalu lintas di sekitar Manggarai akan kembali normal setelah sempat dilakukan pengalihan karena pembangunan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai.
“Jadi posisi nanti kita berangsur untuk menormalkan posisi jalan di bawah, ya. Jadi nanti bersih kembali. Termasuk nanti integrasi ke Stasiun KRL Manggarai,“ kata Aditia saat dijumpai di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis.
Baca selengkapnya di sini.
DKI gelontorkan Rp90 miliar untuk pembangunan SJUT
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di beberapa titik ibu kota.
“Anggaran untuk membangun SJUT ini adalah Rp90 miliar. Panjangnya 16,9 kilometer,” kata Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo usai meninjau pembangunan SJUT di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis.
Baca selengkapnya di sini.
Pramono targetkan pembangunan SJUT selesai dalam lima tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) selesai dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
“Saya terus terang merencanakan dalam 5 tahun, semua kabel-kabel yang ada di permukaan itu bisa diturunkan. Apakah 5 tahun itu bisa atau tidak, karena kurang lebih 6.500 kilometer yang harus ditangani. Tetapi kalau ini ditangani secara total, artinya tidak hanya bergantung pada Bina Marga saja, saya yakin itu bisa dilakukan,” kata Pramono usai meninjau penataan kabel di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.
Baca selengkapnya di sini.
Polda Metro Jaya pastikan stok masker tetap aman
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan pengecekan ketersediaan dan harga masker di tingkat produsen hingga distributor untuk memastikan stok tetap aman serta menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
"Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan masker masyarakat tetap tersedia dan harga masker tetap wajar. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry di Jakarta, Kamis.
Baca selengkapnya di sini.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































