Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membentuk tim teknis khusus untuk mengawasi pembangunan dan perbaikan sekolah-sekolah di ibu kota, salah satunya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang diprioritaskan untuk dibangun segera tahun ini.
“Besok akan dirapatkan kembali, akan ditunjuk tim teknisnya, siapa yang mengawasi, dan sebagainya. Karena saya tidak mau pembangunan yang diupayakan tidak gampang ini kemudian tidak dikerjakan secara sungguh-sungguh,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Jakarta Selatan, Jumat.
Pramono menjelaskan, tugas dari tim investigasi dan inventarisasi adalah meninjau sekolah-sekolah yang perlu diperbaiki. Setelah itu, tim investigasi akan mencatat penyebab dari rusaknya bangunan, misalnya seperti kerangka bangunan yang tidak dipersiapkan secara baik sebelumnya.
Setelah dibangun kembali diharapkan sekolah tersebut dapat berdiri kokoh, sehingga siswa-siswi dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Dia menginginkan agar sekolah-sekolah di ibu kota dapat dibangun oleh orang-orang yang memang profesional di bidangnya karena proses pembangunan di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi tidaklah mudah.
Untuk itu, nantinya proses pembangunan kembali sekolah tersebut juga akan menarik BKO dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pertanahan (Citata) dan Dinas Bina Marga dan dikoordinasikan oleh Asisten Pembangunan.
“Karena memang dulu-dulu pembangunan yang seperti ini semuanya di bawah Dinas Pendidikan. Sekarang kita perbantukan untuk mensupervisi karena di Dinas Pendidikan tidak semuanya punya keahlian untuk membangun dan sebagainya. Akan ada pendamping dari Citata dan Bina Marga,” jelas Pramono.
Adapun tahapan pembangunan yang dilakukan, kata dia, nantinya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi akan dihapus terlebih dulu. Setelah itu, barulah sekolah tersebut dibangun kembali dengan anggaran Rp48,1 miliar.
Anggaran tersebut diambil dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).
“Tahapan yang dilakukan yang pertama adalah penghapusan terhadap gedung yang rusak ini. Supaya nggak menjadi temuan, ini semuanya dihapuskan dulu bukunya. Paling lama September harus segera dimulai. Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini,” papar Pramono.
Baca juga: DKI bangun kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Baca juga: Sekolah roboh, DKI pastikan siswa dapat belajar dengan aman
Baca juga: Pramono tinjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































