Dirut Bulog: Sinergi bersama Polri perluas distribusi pangan lewat GPM

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya bersinergi dengan Polri melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Sinergi antara Bulog dan Polri melalui Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya bersama untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat," kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Perum Bulog bersama Polri melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri dan Bulog di Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

GPM itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang melibatkan 36 Polda dan 510 Polres, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas. Kegiatan itu diperkirakan menjangkau sekitar 295 ribu penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.

"Bulog berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri,” ujar Rizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan pihaknya mendukung penuh upaya stabilisasi pangan melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Wakapolri.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, ia melakukan dialog interaktif secara daring dengan Polda jajaran untuk memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah.

Setelah itu, Wakapolri bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke tenda pelaksanaan Gerakan Pangan Murah guna melihat distribusi bahan pangan kepada masyarakat.

Gerakan Pangan Murah itu menargetkan penerima manfaat dari buruh, pengemudi ojek online dan masyarakat umum lainnya.

Adapun komoditas pangan yang disediakan antara lain beras SPHP dengan harga Rp11.000/kg (maksimal pembelian dua kemasan 5 kg per orang), gula pasir dengan harga Rp17.000/kg, minyak goreng dengan harga Rp15.000/liter dan tepung terigu dengan harga Rp11.500/kg.

Melalui kegiatan itu, Bulog dan Polri berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat stabilitas pangan nasional menjelang Idul Fitri.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |