Di tengah keterbatasan, murid SLB antusias dan optimistis ikuti TKA 

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan para murid Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mampu mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) mengikuti tes tersebut dengan antusias dan optimistis.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin menyampaikan, selain untuk pemetaan akademik, TKA untuk SMP/MTs/sederajat termasuk SMPLB juga untuk mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang sebentar lagi akan dibuka.

“Jadi, nantinya hasil dari TKA ini akan menjadi penilaian tersendiri dalam proses penerimaan murid baru. Kalau SMP berarti untuk masuk ke sekolah menengah atas,” kata Dirjen Tatang di Jakarta pada Selasa.

Kepada para siswa, Tatang berpesan untuk mengutamakan kejujuran dalam mengerjakan setiap soal.

“Tidak perlu terlalu terbebani, tapi kerjakan soal dengan penuh kesungguhan,” imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi keterbatasan TIK di 3T, Kemendikdasmen siapkan TKA offline

Di SLBN Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, ia mengatakan pelaksanaan TKA berlangsung dalam suasana hangat dan penuh harapan.

Sejak pagi hari para murid sudah datang dan bersiap untuk mengikuti TKA meskipun dengan keterbatasan yang mereka miliki.

“Siswa kami miliki tekad dan semangat yang luar biasa untuk mencoba dan belajar mengikuti tes ini,” kata Kepala SLBN Pandaan, Iva Evry Robiyansah.

Secara keseluruhan, ia menyebutkan sebanyak enam siswa jenjang SMPLB di SLBN Pandaan mengikuti TKA hari ini. Mereka merupakan siswa dengan hambatan tunarungu.

Sementara di SLBN Semarang, Provinsi Jawa Tengah pelaksanaan TKA berlangsung rileks.

Para siswa merampungkan soal-soal TKA hari dengan gembira dan santai tanpa tekanan.

Baca juga: Ingatkan pengawas TKA, Mendikdasmen: Jangan cari sensasi update status

“Kebetulan siswa kami yang mengikuti TKA hanya ada tiga, yakni dua siswa tunarungu dan satu adalah siswa tunanetra,” kata Kepala SLBN Semarang, Sri Sugiarti.

Menurut Sri, sejak jauh-jauh hari para siswa ini memang telah dipersiapkan untuk mengikuti TKA, sehingga mereka sudah jauh lebih siap saat berhadapan dengan soal-soal yang diberikan.

Antusias mengikuti TKA juga dirasakan di SLBN Halmahera Barat. Bahkan, salah satu siswa yang tidak terdaftar dalam TKA ingin mengikuti ujian ini.

“Ada siswa kami yang tunagrahita kan sebenarnya boleh tidak mengikuti TKA, tapi dia ingin tetap ikut,” kata Kepala SLBN Halmahera Barat, Ismawati Muhammad.

Di SLBN Halmahera Barat, ia menyebutkan total peserta TKA untuk jenjang SMPLB berjumlah sembilan siswa.

Pihak sekolah telah memberikan pelatihan singkat dalam hal mengoperasikan laptop atau komputer bagi siswa dan membentuk tim berupa panitia persiapan TKA yang bertugas untuk membimbing siswa sebelum TKA dilaksanakan.

Baca juga: Kemendikdasmen siapkan TKA susulan untuk sekolah terdampak bencana

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |