Dhinda kalah dramatis, Indonesia tertinggal 1-2 dari Taiwan

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tim putri Indonesia berada dalam tekanan setelah Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kalah dramatis dari Lin Hsiang Ti pada partai ketiga laga penentuan Grup C Piala Uber 2026 melawan Taiwan di Horsens, Denmark, Selasa.

Dhinda menyerah dalam dua gim 10-21, 29-30 sehingga Indonesia tertinggal 1-2 pada pertandingan yang menentukan status juara grup tersebut.

“Tadi di gim pertama itu memang saya cukup susah untuk mempelajari pola lawan karena dia sengaja memancing saya untuk menyerang dan bermain cepat padahal itu yang dia inginkan,” ujar Dhinda dalam keterangan tertulis PP PBSI seusai pertandingan.

Memasuki gim kedua, Dhinda mencoba mengubah ritme permainan sesuai arahan pelatih dan mampu memberi perlawanan sengit hingga terjadi setting panjang.

Baca juga: Dhinda dan Thalita bawa semangat final Piala Uber 2024

“Di gim kedua pelatih menginstruksikan saya untuk bermain lebih lambat dan itu cukup berhasil walaupun tidak mudah juga karena dia sangat ulet dan kuat. Jadi tadi sebisa mungkin untuk tahan di rally-rally panjangnya,” katanya.

Namun saat sudah sempat unggul, Dhinda gagal menuntaskan laga dan kehilangan poin-poin krusial di akhir pertandingan.

“Sayang memang sudah unggul lalu dipaksa setting sampai akhir, saya kurang tahan di poin terakhir,” ujarnya.

Pemain muda Indonesia itu menyebut penampilannya mengalami kemajuan dibanding laga sebelumnya setelah melakukan evaluasi, termasuk sesi pendampingan psikologis.

Baca juga: Kadek Dhinda jadikan debut SEA Games 2025 sebagai pelajaran berharga

“Saya banyak belajar dari kekalahan dari tunggal Kanada di pertandingan pertama. Setelah itu, saya ada evaluasi dan ada sesi dengan psikolog juga jadi walaupun hari ini belum menang tapi secara permainan lebih baik. Saya sudah mulai bisa mengatasi situasi-situasi sulit di lapangan,” kata Dhinda.

Sebelumnya Indonesia membuka keunggulan lewat kemenangan Putri Kusuma Wardani atas Chiu Pin-Chian dengan skor 21-17, 21-17, namun Taiwan menyamakan kedudukan setelah Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah dari Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 21-23, 13-21 pada partai kedua.

Dengan kedudukan 1-2, Indonesia wajib memenangi dua partai tersisa untuk membalikkan keadaan dan merebut status juara Grup C.

Harapan berikutnya berada di pundak ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, sebelum Ester Nurumi Tri Wardoyo turun pada partai penutup melawan Huang Yu-Hsun.

Baca juga: Putri KW buka jalan Indonesia ungguli Taiwan di laga penentu Grup C

Baca juga: Fadia/Tiwi gagal manfaatkan momentum, Indonesia vs Taiwan imbang 1-1

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |