Jakarta (ANTARA) - Makanan dan minuman yang dikonsumsi setelah beraktivitas di bawah terik matahari dapat membantu mengembalikan cairan tubuh, lantaran beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan bahkan berisiko dehidrasi.
Menurut laporan Eating Well, pada Sabtu (11/7) waktu setempat, sejumlah ahli gizi membagikan makanan dan minuman tertentu dapat membantu tubuh pulih setelah seharian berada di bawah terik matahari.
Semangka
Buah semangka yang menyegarkan dan mudah dikonsumsi, bisa menjadi pilihan ketika nafsu makan menurun akibat paparan panas. Jika membeli semangka yang sudah dipotong, Anda bahkan tidak perlu repot menyiapkannya.
“Semangka merupakan pilihan yang sangat baik untuk pemulihan setelah terpapar sinar matahari. Kandungan airnya sekitar 92 persen sehingga membantu mengatasi dehidrasi,” ujar Dietitian Whitney Stuart, M.S., RDN.
Baca juga: Manfaat semangka, membuang cairan hingga dukung kesehatan jantung
Semangka juga memberikan manfaat lebih dari sekadar cairan. Warna merahnya berasal dari likopen, yaitu antioksidan golongan karotenoid yang berpotensi membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang.
Karena likopen merupakan antioksidan yang larut dalam lemak, penyerapannya akan lebih optimal jika dikonsumsi bersama sumber lemak sehat.
Melon (Cantaloupe)
Buah melon cantaloupe memiliki warna oranyenya berasal dari beta-karoten, pigmen tumbuhan yang diubah tubuh menjadi vitamin A juga bisa menjadi pilihan.
“Cantaloupe bisa dibilang salah satu buah tunggal terbaik untuk perbaikan kulit khususnya setelah terpapar sinar matahari, berkat kombinasi beta-karoten + Vitamin C yang kuat itu," kata Leah Johnston, RDN.
Beta-karoten bekerja sebagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas akibat paparan sinar UV, sedangkan vitamin A membantu mempercepat regenerasi dan perbaikan sel kulit. Selain itu, buah melon cantaloupe mengandung sekitar 90 persen air sehingga juga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Air Kelapa
Air kelapa menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan elektrolit melalui minuman terutama saat cuaca panas.
Ahli gizi Amanda Roll, M.S., RD, CDN mengatakan jika terlalu lama terpapar sinar matahari salah satu yang direkomendasikan yaitu air kelapa.
“Air kelapa adalah cairan alami yang ditemukan di dalam kelapa dan dikemas dengan elektrolit, termasuk kalium dan magnesium, yang dapat membantu mendukung hidrasi dan keseimbangan cairan. Ini juga relatif rendah kalori dibandingkan dengan banyak minuman olahraga dalam botol, yang sering kali tinggi gula tambahan,” kata Amanda Roll, M.S., RD, CDN.
Baca juga: Ahli gizi jelaskan pengaruh buah sebelum tidur terhadap gula darah
Mentimun
Jika buah terasa terlalu manis setelah seharian beraktivitas, mentimun bisa menjadi pilihan yang menyegarkan.Rasanya ringan dan mengandung sekitar 95 persen air, menjadikannya salah satu sayuran dengan kandungan air tertinggi.
Walaupun bukan sumber elektrolit utama, mentimun tetap mengandung sedikit kalium serta senyawa antioksidan.
Adapun selain memilih makanan dan minuman, beberapa kebiasaan juga membantu mencegah dehidrasi, seperti minumlah sebelum merasa haus, karena rasa haus sering muncul setelah tubuh mulai kekurangan cairan.
Kemudian, selalu bawa botol minum agar lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari, perhatikan warna urine, jika berwarna kuning pucat umumnya menandakan tubuh terhidrasi dengan baik, sedangkan warna yang lebih gelap menunjukkan perlu minum lebih banyak, serta minumlah secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar, agar tubuh dapat menyerap cairan dengan lebih efektif.
Baca juga: Konsumsi buah ceri bermanfaat bagi pengaturan kadar gula darah
Baca juga: Buah blueberry berpotensi dukung kesehatan tulang
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































