Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengirimkan karangan bunga saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta, termasuk dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
“Bapak Gubernur Pramono Anung beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas kiriman karangan bunga dari seluruh warga masyarakat, pejabat pemerintahan, tentunya termasuk dari Kang Dedi Mulyadi (KDM),” kata Chico di Jakarta, Selasa.
Tak hanya itu, ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. Ia menilai karangan bunga bernuansa hitam dan putih dari Dedi Mulyadi itu cukup unik sehingga menarik perhatian.
“Terima kasih, Pak KDM, atas kiriman bunganya. Bagus dan unik. Jarang-jarang ada karangan bunga dengan nuansa hitam putih begitu,” ujar Suhud.
Baca juga: HUT ke-499, Balai Kota Jakarta dibanjiri karangan bunga
Seperti diketahui, pada perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta, Senin (22/6), halaman Balai Kota DKI Jakarta dibanjiri kiriman karangan bunga dari berbagai pihak, mulai dari media hingga kepala daerah.
Sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) yang mengirimkan karangan bunga, di antaranya Bank Jakarta, PAM Jaya, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya.
Tak hanya itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta 2024-2025 sekaligus Dirjen Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Teguh Setyabudi juga mengirimkan karangan bunga.
Bahkan, Persija Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kapolda Metro Jaya turut mengirimkan karangan bunga.
Namun, di antara aneka warna-warni karangan bunga tersebut, terdapat karangan bunga dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyita perhatian setiap orang yang melintas.
Pasalnya, karangan bunga tersebut bernuansa hitam dan putih, berbeda dengan karangan bunga lainnya yang penuh warna.
Baca juga: HUT Jakarta, lima Atlet binaan KONI dapat penghargaan
Baca juga: HUT Jakarta, DPRD DKI berkomitmen kawal kebijakan pembangunan
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































