Situbondo (ANTARA) - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika masih tertahan di dermaga Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, karena belum diizinkan berlayar terkait cuaca buruk sejak Sabtu (10/1) di penyeberangan lintas Situbondo-Madura.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur (Jatim) Abdul Hamid menjelaskan penundaan izin berlayar KMP Dharma Kartika yang sudah dua hari tertahan di Pelabuhan Jangkar, karena cuaca masih belum bersahabat dan gelombang di Perairan Laut Sumenep (Madura) mencapai sekitar 3,5 meter.
"Sesuai informasi dari KSOP di Kabupaten Sumenep, cuaca masih kurang bagus gelombang tinggi dan angin, sehingga rawan dilayari angkutan penyeberangan dengan GT-250 seperti KMP Dharma Kartika," ujarnya di Situbondo, Minggu.
Menurut Hamid, aktivitas pelayaran dari Pelabuhan Jangkar menuju beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, ditunda sejak Sabtu (10/1) kemarin karena cuaca ekstrem, berupa angin kencang dan gelombang mencapai sekitar 3,5 meter.
Baca juga: BPTD tunda keberangkatan kapal penyeberangan Situbondo-Madura-Lembar
Sesuai jadwal pelayaran, lanjutnya, semestinya KMP Dharma Kartika bertolak berlayar dari Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Kalianget dan Pelabuhan Raas, Kabupaten Sumenep, pada pukul 08.00 WIB kemarin.
"Tidak hanya KMP Dharma Kartika yang tertahan tidak bisa berlayar, KMP Wicitra Dharma I juga tertahan di Pulau Sapudi karena cuaca buruk, dan menunggu hingga cuaca membaik," kata Abdul Hamid.
Sementara penyeberangan rute Jangkar (Situbondo) menuju Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (NTB), kata dia, KMP Trimas Laila sudah diizinkan berlayar pada Sabtu (10/1) malam sekitar pukul 20.00 WIB, yang semestinya kapal feri dengan GT-3000 itu tertahan karena cuaca.
Baca juga: BPTD Situbondo: Penyeberangan Situbondo-Madura berjalan lancar
"Tadi malam kami mendapatkan informasi dari KSOP Lembar mengenai cuaca, sehingga memberikan izin berlayar," ujar Abdul Hamid.
Ia menambahkan hingga saat ini di dermaga Pelabuhan Jangkar terdapat dua kapal feri bersandar yakni KMP Dharma Kartika dan KMP Munggiyango Hulalo.
"KMP Munggiyango Hulalo yang berlayar dari Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, hari ini tiba di Pelabuhan Jangkar, kapal tersebut diizinkan berlayar karena GT-nya lebih dari seribu," kata Abdul Hamid.
Baca juga: Antrean kendaraan juga terjadi di penyeberangan Situbondo-Lombok
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































