Bursa "trading halt" lagi, Airlangga: Momentum reformasi pasar modal

2 hours ago 1
kita akan meminta bursa untuk melakukan reformasi mengenai regulasi. Detailnya nanti OJK akan menjelaskan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai penghentian sementara perdagangan (trading halt) di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kedua kalinya menjadi momentum bagi otoritas guna mempercepat reformasi regulasi pasar modal.

"Pada prinsipnya momentum ini digunakan untuk mereformasi regulasi pasar modal. Kita melihat best practice dan kita ikuti, karena sudah ada jadwalnya dan sudah ada pembicaraan dengan MSCI sebelumnya," ujar Airlangga usai Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat di Jakarta, Kamis.

Sebagaimana diketahui, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan pada Kamis pukul 09.26 WIB dalam sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah IHSG turun hingga 8 persen.

Saat itu, indeks melemah 665,89 poin atau 8,00 persen ke level 7.654,66. Perdagangan kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 09.56 WIB tanpa perubahan jadwal sesi.

Dalam hal ini, Airlangga mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan terkait gejolak pasar tersebut.

Hasil pembahasan menekankan pentingnya pembaruan aturan dan tata kelola di pasar modal.

"Kita harus terus melakukan reformasi terhadap regulasi di pasar modal. Makanya kan tadi saya bilang, kita akan meminta bursa untuk melakukan reformasi mengenai regulasi. Detailnya nanti OJK akan menjelaskan," ujarnya.

Penjelasan lebih rinci mengenai komunikasi antara otoritas dan MSCI akan disampaikan oleh OJK.

Adapun selain imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga keuangan global Goldman Sachs turut menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight.

Baca juga: IHSG turun 8 persen lagi, BEI hentikan sementara perdagangan

Baca juga: BEI siapkan formulasi untuk dibahas saat bertemu MSCI

Baca juga: BEI akan detailkan data investor imbas pembekuan rebalancing MSCI

Baca juga: BEI pastikan rencana MSCI tak pengaruhi minat aksi IPO

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |