Pekanbaru, (ANTARA) - Bupati Siak, Provinsi Riau Afni Zulkifli meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) migas, PT Bumi Siak Pusako, menekan angka biaya pemulihan (cost recovery) yang mencapai 96-97 persen.
Afni dalam acara pelantikan Direktur baru PT Bumi Siak Pusako Robi Junipa periode 2026-2031 di Pekanbaru, Riau, Selasa, menyampaikan BSP merupakan tulang punggung bagi Pemprov Riau, di tengah tekanan fiskal pemerintah daerah.
Sebagai pemegang saham BSP, lanjut Afni, pemerintah daerah berharap BSP mampu berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
"Sekarang cost recovery sampai 95-97 persen, ini terlalu tinggi, idealnya 60-70 persen dan ini wajib ditekan. Mudah-mudahan ini bisa dikendalikan secara profesional sehingga pemberian dividen meningkat," katanya.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak sebagai pemegang saham pengendali BSP, pada tahun 2026 menerima dividen Rp100 miliar. Padahal tahun sebelumnya pernah mencapai Rp300 miliar, dimana dananya telah diinvestasikan untuk pembangunan jembatan, jalan, dan kantor.
Dia mengakui tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini tidak mudah, meski harga minyak naik namun ongkos produksinya juga naik. Terlebih lagi BSP juga harus melakukan komitmen kerja pasti (KKP) yakni membuat tujuh sumur baru lagi.
Untuk itu, tugas pertama yang harus dilakukan adalah membenahi manajemen, menjalin komunikasi yang baik dengan kementerian dan ketiga soal pipa yang menjadi janji PT BSP kepada SKK Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
SKK migas dan Kementerian ESDM meminta permasalahan pipa harus dituntaskan tahun depan namun bupati meminta tahun ini bisa diselesaikan. Pasalnya jika masih memakai pola pengangkutan dengan truk, biaya produksi tinggi.
"Kita adalah nomor ke-12 dari 14 kontraktor kerja sama migas (KKKS) di Indonesia. Produksi kita baru diangkat 7.000-8.000 barel per hari, ini bagi orang nasional masih kecil dan kita butuh investasi besar," ungkapnya.
Baca juga: Pertagas teken perjanjian jual beli gas bumi dengan BUMD Riau
Baca juga: Bumi Siak Pusako kelola Blok CPP secara penuh pada 9 Agustus 2022
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































