Bulog gandeng Polri kejar target penyerapan jagung 1 juta ton di 2026

4 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan dalam mengejar target penyerapan jagung 1 juta ton pada tahun 2026, dilakukan bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mempercepat serapan komoditas itu secara optimal.

"Target kami adalah pencapaian penyerapan jagung juga 1 juta ton (di 2026). Ini kami akan bersinergi dengan teman-teman Polri dalam hal ini untuk kaitan dengan jagung untuk penyerapannya," kata Rizal di sela Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu.

Rizal menegaskan rapat yang dihadiri seluruh pimpinan wilayah Bulog itu digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, setelah Indonesia dinyatakan swasembada pangan beras dan jagung berkat kolaborasi lintas sektor yang solid.

Menurutnya, Bulog tidak bekerja sendiri, melainkan mengandalkan dukungan kuat berbagai pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah serta petani lapangan dalam memastikan penyerapan jagung secara optimal.

Baca juga: Pemerintah siap salurkan SPHP jagung 500 ribu ton pada 2026

Untuk mencapai target satu juta ton, Bulog menyiapkan perencanaan sejak dini tanpa mengenal waktu, mengintensifkan koordinasi lapangan, serta mempercepat proses serapan hasil panen jagung.

Menurutnya, sinergi dengan Polri sangat krusial karena kehadiran aparat di lapangan membantu pengawasan, pendampingan petani, serta kelancaran distribusi sehingga penyerapan jagung dapat berjalan efektif.

Melalui Rakernas itu pula, Rizal berharap strategi terbaik segera diterapkan agar target 2026 tercapai, swasembada pangan berlanjut, dan kesejahteraan petani jagung nasional semakin meningkat signifikan.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media usai di sela memimpin Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu (11/1/2026). ANTARA/Harianto

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |