BMKG: Sejumlah wilayah RI berpotensi hujan lebat akibat eks-siklon

9 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat akibat pengaruh eks-siklon tropis Nuri dan aktivitas atmosfer lainnya di kawasan regional.

Prakirawan BMKG Nazmi dalam siaran daring diikuti di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa eks-siklon tropis Nuri terpantau berada di Samudera Pasifik bagian utara Papua dengan kecepatan angin maksimum sekitar 25 knot dan tekanan udara minimum 1003 hektopascal.

Sistem tersebut dilaporkan bergerak ke arah timur hingga timur laut dan dalam 48 hingga 72 jam ke depan diperkirakan memiliki kecepatan angin berkisar 20-25 knot dengan tekanan minimum sekitar 1.002 hektopascal.

Keberadaan eks-siklon tropis Nuri, menurut dia, menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara Papua yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya.

Baca juga: BMKG: DIY masuk musim kemarau Dasarian III April dan lebih kering

BMKG juga memantau adanya daerah tekanan rendah di daratan Australia bagian utara yang memicu terbentuknya aliran angin lapisan bawah atau low level jet dari Laut Arafuru hingga pesisir utara Australia.

Kondisi tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di samudera di selatan Pulau Timor yang turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur.

BMKG memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dapat terjadi di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

Sejumlah kota besar diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, termasuk hujan disertai petir di Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Banjarmasin, dan Manado.

Hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palangka Raya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayapura, sedangkan cuaca berawan diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, dan Pontianak serta kondisi udara kabur di Bandung.

Baca juga: BMKG ungkap penyebab suhu panas hingga 32,6 derajat Celsius di Jateng

Baca juga: BMKG: Waspada peningkatan curah hujan di Maluku Utara hingga 18 Maret

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |