BBPJN lanjutkan rehabilitasi Jalan Nasional Blora-Cepu

1 hour ago 2

Blora (ANTARA) - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–Yogyakarta kembali melanjutkan rehabilitasi Jalan Nasional Blora-Cepu, Jateng, dengan sasaran ruas Jalan Jenderal Sudirman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

"Pekerjaan perbaikan jalan sempat berhenti sementara selama masa libur Lebaran 2026. Pekerjaan yang saat ini berlangsung merupakan kelanjutan dari proyek yang telah dikerjakan sebelum Lebaran," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.6 BBPJN Jateng-DIY Arif Agus Setyawan di Blora, Jumat.

Ia mengatakan pekerjaan ini menyelesaikan penanganan yang sempat dihentikan sebelum Lebaran, dengan panjang sekitar 300 meter. Pekerjaan itu bagian dari paket preservasi jalan nasional dengan masa kontrak hingga Desember 2026 sehingga pelaksanaannya dilakukan bertahap sepanjang tahun.

Menurut dia, paket preservasi tidak hanya mencakup peningkatan kualitas permukaan jalan, tetapi juga perbaikan infrastruktur pendukung seperti gorong-gorong, termasuk di wilayah Kecamatan Jiken yang sebelumnya terdampak banjir.

"Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan sistem drainase sekaligus memperkuat ketahanan jalan terhadap cuaca ekstrem," ujarnya.

Pekerjaan rehabilitasi lanjutan ini dimulai pada 8 April 2026. Hingga hari ketiga pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 60 persen.

Arif menambahkan penanganan jalan dilakukan secara spot maupun memanjang menyesuaikan kondisi kerusakan di lapangan. Metode yang digunakan yakni patching menggunakan aspal panas (hotmix) dari Asphalt Mixing Plant (AMP) dengan tambahan aditif untuk meningkatkan daya tahan perkerasan jalan.

Sebelumnya, menjelang arus mudik Lebaran, pemerintah juga telah melakukan rehabilitasi pada dua ruas jalan nasional di Kabupaten Blora melalui pelapisan aspal satu lapis atau asphalt concrete wearing course (AC-WC).

Ruas Jalan Ahmad Yani diperbaiki sepanjang sekitar 1,3 kilometer dengan nilai pekerjaan sekitar Rp2 miliar, sedangkan ruas Jalan Jenderal Sudirman diperbaiki sepanjang sekitar 0,5 kilometer dengan nilai sekitar Rp1 miliar.

Perbaikan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang memicu munculnya lubang di sejumlah titik jalan.

Beberapa lubang bahkan memiliki kedalaman hingga sekitar 7 sentimeter dengan diameter mencapai sekitar 50 sentimeter sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |