Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menjalin kerja sama dalam Program Sedekah Pendidikan untuk disalurkan kepada para korban bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Pimpinan Baznas RI Idy Muzayyad menyambut baik kerja sama yang terjalin antara Baznas dan MUI yang diresmikan dengan dana sedekah awal sebesar Rp600 juta.
"Dana Rp600 juta ini akan disalurkan untuk Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, dan nanti fokusnya untuk biaya pendidikan korban dan sekolah-sekolah di sana yang terdampak bencana," kata Idy dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Pihaknya memiliki tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), dimana MUI juga memiliki Muslim Disaster Rescue, sehingga kolaborasi tersebut akan berdampak positif dan mendatangkan kemaslahatan bagi umat.
Baca juga: Baznas siagakan 117 posko di sejumlah wilayah terdampak banjir Sumatra
"Jika Baznas Tanggap Bencana ini dikolaborasikan dengan tim Muslim Disaster Rescue milik MUI, ini akan menjadi potensi yang luar biasa bagi kemaslahatan umat," ucapnya.
Selain itu Idy menilai kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat legitimasi dan jangkauan dakwah dalam setiap aksi kemanusiaan, sehingga kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya sebatas pada program-program kebencanaan saja, melainkan juga program-program lain yang ada di Baznas.
Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI Bidang Bencana Mabroer mengatakan kerja sama dengan Baznas dikemas dalam Program Sedekah Pendidikan, yang secara khusus menyasar anak-anak korban bencana dan lembaga pendidikan swasta, seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) serta pesantren yang bukan milik negara, sehingga seringkali kesulitan bangkit secara mandiri pascabencana.
Baca juga: MUI revitalisasi 500 rumah marbot masjid terdampak bencana Sumatera
"Bantuan ini memang tidak menyelesaikan masalah, tapi kita berharap ini menjadi salah satu stimulan untuk masyarakat umum agar mereka tetap mendapatkan perhatian secara serius, karena sekolah-sekolah swasta di daerah bencana ini sangat tidak berdaya," ujarnya.
Oleh karena itu Mabroer menyatakan MUI bersama Baznas akan memberikan atensi secara khusus sehingga sekolah-sekolah ini dapat segera bangkit dari keterpurukan pascabencana.
"Harapannya nanti bersama Baznas ada tambahan-tambahan lagi dari donasi yang ada dan segera disalurkan, sehingga nanti bisa segera dirasakan manfaatnya untuk anak-anak kita yang ada di daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," tutur Mabroer.
Baca juga: Baznas-MUI berdayakan mustahik lewat program ZChicken dan ZCoffee
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































