Baznas berikan layanan kesehatan gratis bagi disabilitas di Bandung

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Jawa Barat memberikan layanan kesehatan gratis bagi peserta Pesantren Kilat Disabilitas di Perpustakaan Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Bandung, belakangan ini.

Deputi II Baznas RI Imdadun Rahmat dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan layanan kesehatan tersebut berlangsung selama dua hari dengan jumlah penerima manfaat mencapai 65 orang, terdiri atas anak-anak penyandang disabilitas yang merupakan peserta dan pendamping pesantren kilat, serta warga sekitar.

"Ini juga menjadi bentuk keberpihakan kami kepada kaum rentan, seperti penyandang disabilitas. Zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan para muzaki kami jaga amanahnya untuk diberikan kepada delapan asnaf yang berhak, termasuk penyandang disabilitas," katanya.

Ia menjelaskan sejumlah layanan kesehatan yang diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga tindakan pengobatan.

Selain itu, masyarakat memperoleh obat-obatan sesuai dengan hasil diagnosis.

Baca juga: Baznas RI alokasikan anggaran Rp26 miliar untuk RSB Lombok Timur

Ia menilai kelompok rentan seperti penyandang disabilitas perlu mendapatkan perhatian lebih agar memiliki akses yang setara terhadap layanan kesehatan.

"Kami ingin para penyandang disabilitas ini juga memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya, yakni dapat mengakses layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau. Layanan kesehatan gratis ini berasal dari dana umat dan harus kembali untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, Tim RSB Jabar juga mencatat sejumlah keluhan kesehatan yang cukup banyak ditemukan dari para penerima manfaat, di antaranya hipertensi, hiperglikemia, myalgia, hiperurisemia, serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kehadiran layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan yang sering kali memiliki keterbatasan dalam memperoleh layanan medis.

"Indikator peningkatan kesejahteraan adalah kesehatan masyarakat yang meningkat. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan program kesehatan, termasuk yang dapat menjangkau kelompok rentan," ucap dia.

Imdadun menegaskan Baznas akan terus memperluas manfaat layanan Rumah Sehat Baznas di berbagai daerah di Indonesia agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Melalui program layanan kesehatan gratis ini, ia berharap, para penyandang disabilitas dan masyarakat sekitar dapat memperoleh manfaat langsung dari dana zakat yang dihimpun, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik.

Hingga saat ini, Baznas telah memiliki 38 Rumah Sehat Baznas yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Baznas juga memiliki dua layanan kesehatan bergerak RSB dalam bentuk ambulans laut (kapal) yang masing-masing beroperasi di wilayah Kepulauan Sangihe dan Talaud.

Baca juga: Baznas RI hadirkan layanan kesehatan gratis bagi mustahik di Bekasi

Baca juga: Baznas perpanjang layanan kesehatan gratis untuk warga selama Ramadhan

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |