Bar di Swiss terbakar pada malam Tahun Baru, sedikitnya 10 orang tewas

2 hours ago 3

Istanbul (ANTARA) - Sebuah bar di kota resor ski Crans-Montana, Swiss, terbakar pada malam Tahun Baru dan menewaskan sedikitnya 10 orang, kata polisi setempat pada Kamis (1/1).

Sekitar 10 korban lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi serius, kata kepolisian Swiss kepada Sky News.

Meski kebakaran itu dipicu oleh ledakan, pihak berwenang menyatakan insiden tersebut tidak dianggap sebagai aksi terorisme, menurut laporan media Inggris itu.

Ledakan tersebut terjadi pada Kamis sekitar pukul 01.30 waktu setempat (07.30 WIB) di Le Constellation Bar and Lounge, tempat hiburan dua lantai yang saat itu dikunjungi lebih dari 100 orang, kata kepolisian seperti dikutip Blick.

Penyebab ledakan belum dipastikan, sebut media Swiss itu, seraya mengutip seorang dokter yang mengatakan bahwa puluhan orang mengalami luka-luka.

Polisi, damkar, dan tim medis darurat dikerahkan ke lokasi. Sejumlah helikopter ikut membantu operasi penyelamatan. Upaya tanggap darurat masih berlangsung.

Menurut polisi, kawasan di sekitar lokasi telah ditutup total dan zona larangan terbang diberlakukan untuk mempermudah operasi penyelamatan.

Seorang dokter dari layanan ambulans udara dan penyelamatan Swiss mengatakan kepada stasiun TV RTS bahwa rumah sakit terdekat "kewalahan menangani korban luka bakar."

Pihak berwenang membuka nomor telepon khusus bagi keluarga yang mencari informasi tentang orang-orang yang berada di resor Valais pada malam kejadian.

Di media sosial, sebuah laporan menyebutkan insiden itu kemungkinan dipicu perangkat piroteknik yang digunakan saat konser di lokasi tersebut. Polisi belum memverifikasi informasi itu.

Konferensi pers dijadwalkan pada Kamis pukul 10.00 (16.00 WIB) untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Kecelakaan kereta picu kebakaran kimia beracun di Kentucky, AS
Baca juga: 40 Pejabat Dianggap Bertanggung Jawab atas Kebakaran Restoran di China

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |