Banda Aceh serahkan 30 rumah layak huni untuk warga kurang mampu

3 hours ago 2

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan sebanyak 30 unit rumah layak huni kepada masyarakat kurang mampu di kota setempat.

Bantuan tersebut merupakan hasil dari zakat yang dikumpulkan melalui Baitul Mal Banda Aceh.

“Alhamdulillah, kami menyerahkan rumah yang sudah selesai dibangun," kata Wali Kota Banda Aceh IIliza Sa'aduddin Djamal saat menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat, di Banda Aceh, Jumat.

Sebanyak 30 unit rumah layak huni tersebut merupakan hasil pembangunan atau penuntasan dari program bantuan rumah tahun anggaran 2025 dari Baitul Mal Banda Aceh.

Illiza mengatakan, rumah layak huni tersebut dibangun melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh Baitul Mal Banda Aceh.

Ia mengatakan, pihaknya telah melihat langsung rumah lama para penerima manfaat, yang benar-benar tidak layak ditempati. Oleh karena itu, dengan diberikannya rumah baru ini, mereka bisa hidup lebih nyaman dan tenang.

Baca juga: Pemprov Aceh bangun 39.685 rumah layak huni untuk warga miskin

"Kami telah melihat kondisi rumah lama mereka, sangat tidak layak. Insya Allah, kini sudah bisa hidup lebih tenang, menjadi tempat ibadah, mencari rezeki dan tempat berkumpul dengan keluarga,” ujar Illiza.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh Yusuf Al Qardhawy menyampaikan bahwa program bantuan rumah layak huni serta rehabilitasi dari dana ZIS tahun lalu seluruhnya berjumlah 57 unit (30 bangun baru dan 27 rehabilitasi).

Ia menambahkan, kondisi rumah lama para penerima manfaat memang sangat memprihatinkan, tidak memenuhi standar kelayakan huni, sehingga membahayakan keselamatan dan kesehatan penghuninya.

“Mereka merasa terbantu, apalagi selama proses pengajuan hingga menerima rumah tidak dipungut biaya sedikitpun. Program ini murni gratis,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Yusuf mengajak para muzaki, pengusaha, dan lembaga yang beroperasi di Banda Aceh untuk menunaikan zakat melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

Menurutnya, semakin banyak zakat yang dihimpun, maka semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, salah satunya melalui program pembangunan rumah layak huni bagi keluarga miskin dan bantuan lainnya.

Baca juga: Baitul Mal: Pembangunan 50 rumah di Aceh Besar tuntas akhir tahun ini

“Semakin banyak zakat yang disalurkan, semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu, tentunya bertambah banyak bantuan rumah layak huni untuk warga membutuhkan,” demikian Yusuf Al Qardhawy.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |