Bakom RI tekankan narasi kredibel untuk jaga kepercayaan investor

2 days ago 11

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan narasi perekonomian yang jujur dan kredibel menjadi kunci menjaga kepercayaan investor guna mendukung agenda reindustrialisasi nasional.

Qodari menyampaikan hal tersebut dalam Bisnis Indonesia Forum di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu.

"Sebuah pabrik dibiayai di atas kepercayaan. Kepercayaan itu dibangun di atas cerita yang kredibel," katanya.

Menurut Qodari, narasi yang tidak kredibel atau penyampaian informasi yang berlebihan justru dapat memicu keraguan di kalangan investor maupun pelaku usaha.

Baca juga: BKPM tegaskan kepercayaan investor global ke RI tetap terjaga

Oleh karena itu, Bakom RI berkomitmen mengomunikasikan agenda industrialisasi secara konsisten, objektif, dan tidak manipulatif untuk menjaga iklim investasi.

Ia menilai narasi yang mendahului kenyataan pada akhirnya akan kehilangan kepercayaan. Sebaliknya, pesimisme yang berlebihan juga berpotensi menghambat masuknya investasi.

Qodari mengatakan reindustrialisasi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan pabrik maupun kebijakan, tetapi juga oleh keyakinan pelaku ekonomi terhadap prospek masa depan suatu negara.

"Undang-undang ekonomi kita bagus. Tapi, soal keyakinan ini yang mungkin jadi soal dalam beberapa sektor. Nah, kami percaya bahwa keyakinan itu tumbuh dari cerita dan komunikasi," ujarnya.

Baca juga: Pengamat: Status RI sebagai Emerging Market jaga kepercayaan investor

Dalam forum tersebut, Bakom RI juga menekankan pentingnya menyelaraskan komunikasi publik dengan kualitas kebijakan.

Menurut Qodari, komunikasi yang baik dan tepercaya hanya dapat dibangun di atas kebijakan publik yang berkualitas.

Ia menambahkan Bakom RI akan menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi dari pelaku ekonomi dalam forum tersebut untuk disampaikan kepada para pengambil kebijakan sebagai bahan penyempurnaan strategi reindustrialisasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |