Badan Geologi turunkan status Gunung Awu di Sulut menjadi Waspada

1 day ago 4

Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tingkat aktivitas Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa keputusan penurunan status ini mulai berlaku terhitung sejak hari ini tanggal 8 Juli 2026 pukul 13.00 WITA.

"Tingkat aktivitas Gunungapi Awu diturunkan dari Level III menjadi Level II seiring dengan terjadinya penurunan aktivitas gempa vulkanik secara signifikan," kata dia.

Tim dari Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Gunung Awu Badan Geologi melaporkan pemantauan kegempaan pada tanggal 1-7 Juli 2026 terekam 116 kali gempa vulkanik dangkal (VB) dengan rata-rata 16 kejadian per hari, 17 kali gempa vulkanik dalam (VA), 445 kali gempa tektonik jauh (TJ), dan 1 kali gempa terasa skala I MMI.

Lana menjelaskan bahwa data pemantauan kegempaan terbaru itu menunjukkan penurunan aktivitas jika dibandingkan dengan kondisi pada bulan Mei 2026.

Baca juga: ESDM: Kegempaan Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal

"Kegempaan ini jauh berkurang dibanding aktivitas kegempaan pada bulan Mei 2026. Dan hembusan asap kawah terpantau tetap stabil dan tidak teramati melewati puncak gunung," ujarnya

Selain itu, kata dia, berdasarkan data deformasi menggunakan instrumen tiltmeter, akumulasi tekanan magma pada kedalaman dangkal di dalam tubuh gunung api tersebut juga tampak berkurang.

Kendati statusnya melandai, Badan Geologi menegaskan bahwa peningkatan kegempaan secara tiba-tiba, terutama berupa rentetan (swarm) gempa vulkanik, masih perlu diwaspadai di masa mendatang mengingat aktivitas vulkanik maupun tektonik lokal masih cukup tinggi.

Potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi di kawasan puncak meliputi erupsi magmatik, erupsi freatik, hingga potensi pembongkaran kubah lava jika tekanan di dalam sistem magmatik kembali mengalami peningkatan signifikan.

Badan Geologi juga mengeluarkan rekomendasi teknis terbaru bagi masyarakat sekitar dan wisatawan maupun pendaki Gunung Awu seiring dengan penurunan status ini.

Baca juga: ESDM imbau masyarakat tak beraktivitas di radius bahaya Gunung Awu

"Masyarakat direkomendasikan agar tidak memasuki wilayah dan dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Awu demi menjaga keselamatan," katanya menegaskan.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |