Kota Padang (ANTARA) - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut aktivitas kegempaan Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat periode 16-28 Februari 2026 relatif stabil.
"Aktivitas kegempaan Gunung Marapi relatif stabil, tidak terlihat peningkatan gempa yang mengindikasikan adanya tambahan suplai magma dari kedalaman," kata Pelaksana tugas (Plt) Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Kota Padang, Kamis.
Lana menjelaskan, gempa yang berkaitan dengan tekanan fluida dangkal teramati dalam jumlah terbatas tanpa kenaikan tremor yang signifikan. Secara umum, kondisi ini menunjukkan belum adanya tanda peningkatan aktivitas yang mengarah pada peningkatan tingkat aktivitas gunung api.
Kemudian untuk nilai Real Time Seismic Amplitude Measurement (RSAM) berfluktuasi di sekitar baseline, sehingga tidak menunjukkan adanya akumulasi energi yang signifikan di dalam tubuh gunung api.
Baca juga: Marapi: Antara ancaman dan anugerah
Nilai dv/v (variasi kecepatan seismik) didominasi bernilai negatif dengan fluktuasi pada kisaran rendah hingga menengah yang secara fisik mencerminkan penurunan modulus elastik (kekakuan) medium di bagian dangkal.
Namun, perlu diketahui, nilai negatif tersebut tidak menunjukkan pola penurunan yang menurun secara menerus dan berkelanjutan, melainkan berfluktuasi di sekitar kisaran yang relatif sama tanpa pendalaman anomali.
Sementara itu, nilai koherensi berada pada tingkat menengah hingga tinggi dan relatif stabil meskipun sesekali mengalami penurunan kecil yang bersifat sementara.
Dalam laporan tersebut Badan Geologi menyampaikan bahwa tidak terlihat kecenderungan penurunan dv/v yang signifikan, maupun gangguan koherensi yang berarti. Hal ini mengindikasikan tidak ada peningkatan tekanan baru di bagian dangkal tubuh gunung api.
"Kondisi ini mencerminkan aktivitas pascaerupsi yang masih berlangsung, tanpa adanya eskalasi menuju erupsi yang lebih besar," jelas dia.
Baca juga: Menteri PU mulai ground breaking pembangunan sabo dam Gunung Marapi
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































