Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dengan getaran yang terekam pada seismogram selama sekitar 50 detik, Jumat siang.
"Pada pukul 11.42 Wita. Erupsi tersebut terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi getaran sekitar 50 detik," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Meski lontaran abu vulkanik dari erupsi tersebut tidak bisa teramati oleh petugas pos pengamatan, kata dia, aktivitas tersebut masih memenuhi kriteria kewaspadaan Gunung Ibu yang masih berstatus Waspada (Level II).
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Ibu serta pengunjung atau wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.
Baca juga: Gunung Lewotobi di NTT meletus, warga diminta jauhi pusat erupsi
Selain itu terdapat perluasan wilayah larangan hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Apabila terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan pelindung hidung dan mulut, antara lain masker serta pelindung mata, seperti kacamata.
Badan Geologi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif, tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya, serta mengikuti arahan pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas gunung api tersebut.
Baca juga: Semeru erupsi dengan tinggi letusan capai 600 meter di atas puncak
Baca juga: Gunung Marapi erupsi Senin pagi, lontarkan abu setinggi 1,6 kilometer
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































