ASEAN perluas kemitraan ekonomi hadapi dinamika global

1 month ago 29

Jakarta (ANTARA) - ASEAN memperkuat kemitraan ekonomi dengan berbagai negara dan kawasan melalui percepatan implementasi sejumlah perjanjian perdagangan guna menjaga daya saing kawasan di tengah dinamika ekonomi global.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam komunike bersama yang diadopsi para Menteri Luar Negeri ASEAN, sebagaimana dikutip dari laman ASEAN 2026, Jumat.

"Kami menegaskan kembali komitmen ASEAN untuk memperdalam keterlibatan ekonominya dengan dunia lewat penguatan kemitraan yang ada dan diversifikasi kemitraan baru guna menjaga relevansi ASEAN dalam lanskap global yang terus berkembang," demikian bunyi komunike tersebut.

Para menteri menyambut baik penandatanganan Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-China (ACFTA) 3.0 dan menyatakan harapan agar implementasinya segera memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat di seluruh negara ASEAN.

"Kami juga menyampaikan harapan baik atas momentum positif negosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Kanada (ACAFTA) dan menegaskan kembali komitmen kolektif kami untuk secara substansial menyelesaikan negosiasi tahun ini," bunyi komunike tersebut.

ASEAN juga menegaskan pentingnya penyelesaian peninjauan Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN-India (AITIGA) pada tahun ini sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan perdagangan dengan India.

Selain itu, ASEAN menyambut dimulainya negosiasi peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Korea (AKFTA) pada tahun ini. Perjanjian tersebut diharapkan memperkuat perdagangan, rantai pasok, kerja sama energi, ekonomi hijau, dan ekonomi digital.

"Kami turut menyambut dimulainya negosiasi untuk meningkatkan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Korea (AKFTA) tahun ini untuk memperkuat perdagangan, rantai pasok, kerja sama energi, ekonomi hijau, dan ekonomi digital. ASEAN menargetkan negosiasi tersebut rampung secara substansial pada akhir 2027," sebagaimana dikutip dalam komunike.

Dalam kesempatan itu, ASEAN kembali menegaskan komitmennya untuk melaksanakan secara efektif Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). ASEAN meyakini RCEP yang diperkuat dan diperluas akan terus menjadi fondasi integrasi perdagangan dan ekonomi regional.

Para menteri juga mengapresiasi adopsi Deklarasi Bersama tentang Kerja Sama Ekonomi antara ASEAN dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) pada KTT ASEAN-GCC ke-2 tahun lalu, serta menantikan implementasi dan tindak lanjut dari deklarasi tersebut.

ASEAN juga menyampaikan apresiasi atas upaya berkelanjutan negara-negara anggota ASEAN dan para pihak dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

"Kami juga memuji upaya berkelanjutan Negara-negara Anggota ASEAN dan para pihak Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) dan menantikan keterlibatan formal dan konstruktif kedua pihak pada dialog perdagangan dan investasi ASEAN-CPTPP ke-2 mendatang," demikian bunyi komunike tersebut.

Baca juga: RI serukan revitalisasi Forum Regional ASEAN hadapi tantangan global

Baca juga: Ekonomi ASEAN tumbuh 4,9 persen pada 2025 di tengah ketidakpastian

Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |