Anggota DPR minta KNKT usut tuntas kecelakaan kereta di Bekasi Timur

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengusut tuntas kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Anggota DPR bidang perhubungan itu menekankan bahwa investigasi merupakan langkah penting untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

"Perlu investigasi lebih lanjut oleh KNKT untuk mengetahui secara detail penyebab kecelakaan ini, apakah faktor teknis, human error (kelalaian manusia), atau masalah di perlintasan,” kata Danang seperti keterangan diterima di Jakarta, Selasa.

Komisi V, lanjut dia, akan terus memantau perkembangan investigasi dan meminta semua pihak terkait, termasuk operator kereta dan otoritas perhubungan untuk meningkatkan standar keselamatan.

Peningkatan standar keselamatan dinilai perlu dikhususkan di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan, termasuk dalam insiden yang terjadi pada Senin (27/4) malam tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan perlintasan, termasuk penggunaan teknologi, penjagaan petugas, dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas di jalur kereta api.

"Kami berharap hasil investigasi KNKT nantinya dapat menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi perkeretaapian di Indonesia," ucap Danang.

Berdasarkan informasi awal, jelas Danang, kecelakaan ini diduga bermula dari taksi listrik berwarna hijau yang tertemper KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) atau perlintasan sebidang nomor 85.

Kejadian itu memicu rangkaian peristiwa lanjutan. Sebuah KRL lain tertahan di belakang KRL yang tertemper taksi listrik. Kemudian, kereta jarak jauh relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL yang tertahan.

Sementara itu, KNKT sudah mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait insiden tersebut.

Ketua Tim Humas KNKT Anggo Anurogo dihubungi ANTARA di Jakarta Selasa, menjelaskan bahwa tim sudah berada di lokasi sejak Senin (27/4) malam untuk mengumpulkan informasi secara langsung dari lapangan.

"Tim investigasi KNKT sudah berada di lokasi kejadian dari tadi malam untuk mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan," ujarnya.

Baca juga: KNKT kerahkan tim investigasi, kumpulkan fakta kecelakaan KA di Bekasi

Baca juga: Kemenhub ungkap dugaan kronologi awal insiden kereta di Bekasi Timur

Baca juga: Prabowo setujui pembangunan flyover di Bekasi cegah tabrakan kereta

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |