Mataram (ANTARA) - Orang tua Indah Dwi Septiani selaku ahli waris almarhumah yang menjadi korban meninggal dalam insiden terbakarnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin mendapat santunan senilai Rp125 juta.
"Syukur alhamdulillah hari ini kita berikan santunan Rp50 juta kepada almarhumah Indah Dwi Septiani yang meninggal dunia pada peristiwa kecelakaan KMP Putri Yasmin dan juga extra cover dari angkutan transporternya yang juga diserahkan oleh Dirut PT Asuransi Jasaraharja Putera senilai Rp75 juta," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin di Mataram, Kamis.
Ia berharap santunan ini dapat dilihat pihak keluarga sebagai bentuk tanggung jawab negara atas peristiwa kecelakaan laut yang mengakibatkan mahasiswi semester tiga Universitas Mataram tersebut meninggal dunia.
"Ini bagian dari sebuah kehadiran negara pada saat terjadinya peristiwa kecelakaan transportasi dan ini adalah amanat negara yang dijalankan Jasa Raharja. Semoga bisa membantu, sedikit meringankan, walaupun nilai itu tidak sebanding dengan apa yang menjadi kehilangan pihak keluarga," ucapnya.
Ia mengakui bahwa penyaluran santunan ini terbilang cukup cepat. Hal itu berkat dukungan seluruh pihak terkait yang secara terpadu ikut terlibat ketika menghadapi musibah di bidang transportasi laut.
"Jadi, kecepatan ini bukan hanya karena kami Jasa Raharja sendiri yang melakukan verifikasi dan juga hal-hal yang berkaitan dengan validasi data, tapi karena semua unsur memberikan kontribusi," ujarnya.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris Indah Dwi Septiani bersama jajaran PT Jasa Raharja Kantor Wilayah NTB di Kompleks Satbrimobda NTB, Kota Mataram.
Hadir dalam kegiatan, Direktur Utama PT Asuransi Jasaraharja Putera Abdul Haris, Ketua Umum DPP Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Khoiri Soetomo, Kepala KSOP Lembar Syamsurizal dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.
Baca juga: Tim SAR fokuskan pencarian lima orang korban KMP Putri Yasmin
Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah evaluasi pengawasan keselamatan kapal
Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































