Jakarta (ANTARA) - Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang cukup umum dialami masyarakat.
Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan berbagai keluhan, seperti rasa terbakar di dada (heartburn), nyeri pada ulu hati, mual, perut terasa tidak nyaman, hingga muncul rasa asam atau pahit di mulut.
Asam lambung sebenarnya merupakan cairan pencernaan alami yang diproduksi lambung untuk membantu memecah makanan dan membunuh bakteri. Namun, ketika cairan tersebut naik ke kerongkongan, penderitanya dapat mengalami gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, pemilihan makanan dan minuman yang tepat juga dapat membantu meredakan gejala asam lambung. Beberapa minuman diketahui memiliki kandungan yang dapat membantu menenangkan saluran pencernaan sekaligus mengurangi iritasi pada kerongkongan.
Berikut delapan minuman yang baik dikonsumsi oleh pengidap asam lambung.
1. Air kelapa
Air kelapa merupakan salah satu minuman alami yang sering dianjurkan bagi pengidap asam lambung. Minuman ini mengandung berbagai elektrolit, seperti kalium, yang berperan membantu menjaga keseimbangan pH tubuh.
Konsumsi air kelapa tanpa tambahan gula dinilai dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat naiknya asam lambung sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Baca juga: Minum teh saat bangun tidur berisiko memperburuk asam lambung
Baca juga: Rekomendasi 5 obat asam lambung yang aman untuk tubuh
2. Air rebusan jahe
Jahe telah lama dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan, termasuk asam lambung.
Kandungan senyawa antiradang pada jahe dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan, meredakan mual, serta mengurangi keluhan akibat refluks asam lambung.
Untuk memperoleh manfaatnya, jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk air rebusan. Namun, konsumsinya sebaiknya tetap dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.
3. Teh chamomile
Teh chamomile termasuk salah satu jenis teh herbal yang dipercaya dapat membantu meredakan gejala asam lambung.
Minuman ini mengandung senyawa yang bersifat antiradang sehingga dapat membantu mengurangi iritasi pada kerongkongan akibat paparan asam lambung. Selain itu, teh chamomile juga memberikan efek relaksasi yang dapat membantu mengurangi stres, salah satu faktor yang dapat memicu kekambuhan GERD pada sebagian orang.
4. Jus buah rendah asam
Jus buah segar juga dapat menjadi pilihan minuman bagi pengidap asam lambung, asalkan menggunakan buah yang memiliki tingkat keasaman rendah.
Beberapa buah yang relatif aman dikonsumsi antara lain semangka, melon, pisang, pir, dan apel. Sebaliknya, jus dari buah yang bersifat asam, seperti jeruk, tomat, maupun anggur, sebaiknya dibatasi karena dapat memicu iritasi pada kerongkongan dan memperburuk gejala refluks.
5. Susu almond
Susu almond menjadi alternatif minuman yang cukup baik bagi penderita asam lambung, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi susu sapi.
Sifatnya yang cenderung basa dipercaya dapat membantu menetralkan keasaman di lambung sehingga mengurangi rasa tidak nyaman akibat refluks. Selain itu, susu almond umumnya memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan susu sapi penuh lemak.
Baca juga: Asam lambung naik? terapkan 7 langkah pertolongan pertama ini
6. Susu sapi rendah lemak
Pengidap asam lambung masih dapat mengonsumsi susu sapi, tetapi sebaiknya memilih susu rendah lemak atau susu skim.
Berbeda dengan susu tinggi lemak yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan berpotensi memicu naiknya asam lambung, susu rendah lemak lebih mudah diproses oleh sistem pencernaan. Jenis susu ini juga dapat berfungsi sebagai penyangga (buffer) sementara yang membantu mengurangi tingkat keasaman lambung.
7. Smoothies
Smoothies dapat menjadi pilihan minuman sehat sekaligus sumber vitamin dan mineral bagi pengidap asam lambung.
Agar lebih aman, gunakan buah-buahan rendah asam, seperti pisang, melon, apel, atau pir. Minuman ini juga dapat dipadukan dengan sayuran, seperti bayam dan wortel, sehingga kandungan gizinya semakin lengkap tanpa meningkatkan risiko iritasi lambung.
8. Air putih
Air putih tetap menjadi minuman paling penting bagi pengidap asam lambung. Konsumsi air putih yang cukup membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus mendukung proses pencernaan.
Pada umumnya, air putih memiliki pH netral sehingga relatif aman dikonsumsi. Namun, penderita tetap disarankan mengonsumsinya secara bertahap dan tidak berlebihan dalam satu waktu agar lambung tidak terasa penuh.
Selain memilih minuman yang tepat, pengidap asam lambung juga perlu menerapkan pola hidup sehat untuk membantu mencegah kekambuhan. Dianjurkan makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, mengunyah makanan secara perlahan, serta menghindari langsung berbaring atau tidur setelah makan.
Penderita juga sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok serta membatasi konsumsi minuman beralkohol, minuman bersoda, dan minuman berkafein karena dapat memicu naiknya asam lambung pada sebagian orang.
Menjaga berat badan tetap ideal, berolahraga secara rutin, dan mengelola stres juga menjadi bagian penting dalam mengendalikan gejala GERD.
Apabila keluhan asam lambung tidak kunjung membaik setelah menerapkan pola makan sehat dan mengonsumsi minuman yang sesuai, atau justru semakin sering kambuh dan bertambah berat, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penyebab keluhan serta memberikan penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien.
Baca juga: GERD dapat sembuh dengan kurangi faktor risiko dan pengobatan tuntas
Baca juga: Pertolongan pertama penanganan pada GERD saat perjalanan mudik
Baca juga: Dokter sarankan rencana mudik yang aman untuk penderita GERD
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































