235 ribu tiket Whoosh terjual selama masa angkutan Lebaran

1 month ago 12

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, sebanyak 235 ribu tiket kereta cepat Whoosh untuk berbagai rute perjalanan sudah terjual selama masa angkutan Lebaran 2026.

"Secara total, tiket Whoosh yang sudah terjual selama masa periode posko angkutan Lebaran sejak tanggal 13 sampai dengan 30 Maret itu mencapai 235 ribu tiket ke berbagai tujuan," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Rabu.

Menurut Emir, penjualan tiket kereta cepat Whoosh selama masa angkutan Lebaran 2026 ini menunjukkan tren positif. "Jumlah tersebut masih berpotensi terus meningkat, karena penjualan tiket masih berlangsung hingga hari terakhir periode angkutan Lebaran," katanya.

Selain itu, tingginya minat masyarakat menggunakan layanan Whoosh menjadi indikator kuat bahwa moda transportasi cepat ini semakin diminati, terutama untuk perjalanan mudik dan arus balik Lebaran.

KCIC juga memproyeksikan adanya lonjakan tambahan penumpang menjelang puncak arus balik, seiring dengan masih dibukanya penjualan tiket dan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah libur panjang.

Baca juga: Penumpang Whoosh diprediksi capai 25 ribu saat puncak arus balik

Dengan tren penjualan yang terus bertambah, KCIC memastikan kesiapan operasional tetap optimal, baik dari sisi jadwal perjalanan, pelayanan penumpang, hingga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Ke depan, Emir mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk segera melakukan pemesanan, mengingat ketersediaan kursi dapat semakin terbatas selama masa angkutan Lebaran.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi, jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 25 ribu orang saat puncak arus balik Lebaran yang terjadi pada 28-29 Maret 2026.

Menurut dia, puncak arus balik tersebut seiring dimulainya kembali aktivitas kerja dan sekolah. Selain itu, tren peningkatan penumpang sebenarnya sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan pada periode sebelumnya, jumlah penumpang dari arah Bandung menuju Halim tercatat cukup tinggi. "Penumpang dari arah Bandung menuju Halim sempat mencapai lebih dari 24 ribu orang dalam satu hari pada Selasa (24/3)," ujar Emir.

Lonjakan ini tidak lepas dari kebijakan sejumlah perusahaan yang mulai masuk kerja pada 30 Maret hingga 1 April. Lalu, kegiatan belajar mengajar di sekolah juga kembali berjalan. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk kembali ke Jakarta setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Baca juga: Arus balik, penumpang Whoosh diprediksi naik 20 persen

Baca juga: Arus balik, penjualan tiket Whoosh capai 13 ribu pada Rabu ini

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |