Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai perguruan tinggi pengelola melepas Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Tahun 2026 berjumlah 125 peserta dari berbagai perguruan tinggi untuk bertugas di sejumlah kawasan transmigrasi strategis di kawasan timur Indonesia (KTI).
Program Tim Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari Program Patriot Transmigrasi yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi sebagai model kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan kawasan.
Mewakili Tim Pengelola Ekspedisi Patriot Unhas, drg Nursyamsi di Makassar, Kamis, mengatakan para Patriot akan mengabdi di sejumlah kawasan transmigrasi strategis di Indonesia Timur, di antaranya Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Muna, Kolaka, Konawe, Luwu Timur, dan Sidenreng Rappang (Sidrap).
Baca juga: Kementrans siapkan Ekspedisi Patriot ciptakan pertumbuhan ekonomi baru
Para peserta dijadwalkan diberangkatkan ke lokasi penugasan pada 31 Juli mendatang.
Seluruh rangkaian program dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026 sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Adapun terkait proses rekrutmen peserta, kata dia, dimulai sejak awal Juni 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dengan jumlah pendaftar 1.182 orang, terdiri atas 842 peserta dari berbagai perguruan tinggi mitra dan 340 peserta dari Unhas.
Setelah melalui proses seleksi, 803 peserta kemudian mengikuti tahapan self-assessment dan wawancara daring dalam dua gelombang sebelum akhirnya ditetapkan 125 peserta sebagai Patriot Transmigrasi Tahun 2026.
Menurut Nursyamsi, proses seleksi tidak hanya mengukur kompetensi akademik, tetapi kemampuan bekerja dalam tim, memfasilitasi masyarakat, hingga kapasitas mengimplementasikan program sesuai kebutuhan wilayah penugasan.
Sebagai salah satu daerah tujuan penugasan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak Lud Masrur Kamudi menyatakan kesiapannya menyambut para peserta dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Baca juga: ITS lepas 25 Tim Ekspedisi Patriot ke kawasan transmigrasi nasional
Baca juga: Kementrans fasilitasi generasi muda terlibat pembangunan lewat TEP
Pemerintah daerah berharap kehadiran tim dapat menjadi penguat dalam menggali serta mengembangkan potensi lokal, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas kawasan transmigrasi secara berkelanjutan dari waktu ke waktu.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Program Patriot Transmigrasi selama para peserta berada di lapangan," ujarnya
Seluruh persiapan telah dilakukan. "Kami menantikan kedatangan Tim Ekspedisi Patriot dari Makassar untuk memulai kolaborasi dalam mengembangkan potensi kawasan transmigrasi serta menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































