Kota Bandung (ANTARA) - SDS (31), tersangka kasus pembunuhan Siti Maemunah (41) yang jasadnya ditemukan dalam kardus di Kota Bandung, Jawa Barat, sempat menyewa jasa angkut untuk membawa kardus berisi jasad korban.
Tegar, sopir jasa angkut yang disewa SDS, mengatakan menerima pesanan melalui aplikasi pada Selasa (1/9) siang untuk membawa kardus dari Jalan Terusan Suryani menuju kawasan Kopo, Kota Bandung.
"Waktu naikin kan saya belum curiga itu-itu ya. Jadi saya bantu kayak sedikit ngangkat dikit gitu buat naikin," kata Tegar di Bandung, Rabu.
Menurut Tegar, kecurigaannya mulai muncul setelah kendaraan melaju beberapa ratus meter karena mencium bau menyengat dari kardus yang dibawanya.
Ia kemudian menanyakan isi kardus kepada SDS. Tersangka menjawab kardus tersebut berisi besi dan baju.
Namun, jawaban tersebut tidak meyakinkan Tegar sehingga ia kembali menanyakan isi kardus dan meminta agar paket tersebut dibuka.
"Nah di situ saya semakin curiga, saya mulai takut juga, mulai panik juga. Pokoknya saya mau turunin dia," katanya.
Tegar kemudian menghentikan kendaraan sebelum lampu merah Pasirkoja, di sekitar pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Terusan Suryani, serta meminta SDS turun bersama kardus yang dibawanya.
"Saya langsung turun, saya teriak-teriak ke dia: 'Suruh dia turunin, pokoknya turunin, turunin sama kamu, turunin sendiri, saya enggak mau ini'," katanya.
Setelah SDS menurunkan kardus, Tegar meminta bantuan warga di sekitar lokasi karena mencurigai kardus tersebut berisi jasad manusia.
"Dia pertamanya bilangnya mau ke Kopo. Ke Kopo yang banyak travel dia bilangnya. Caringin ke depan katanya di kolong flyover Kopo itu. Dia mintanya ke situ, cuma baru beberapa ratus meter sudah bau, saya sudah curiga," katanya.
Sebelumnya, jasad Siti Maemunah (41), warga Bandar Lampung, ditemukan terbungkus kardus di Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Selasa (1/9).
Polisi kemudian menangkap SDS di wilayah Banten saat tersangka berada dalam perjalanan menggunakan bus menuju Palembang.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Suryadi mengatakan SDS diduga merupakan pelaku tunggal dalam kasus tersebut.
"Alhamdulillah, tersangka dapat kita amankan kurang dari enam jam saat perjalanan menuju Kota Palembang," kata Dedi.
Polisi masih memeriksa tersangka untuk mendalami motif pembunuhan serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Baca juga: Polisi menduga jasad perempuan terbungkus selimut di Bandung dibunuh
Baca juga: Seorang wanita lansia ditemukan terkubur di dalam rumahnya di Bandung
Baca juga: Jasad wanita dalam kardus di Sukabumi terungkap
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































