1.246 personel gabungan kawal aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat

1 day ago 6

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok pengunjuk rasa di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat, Kamis.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum.

“Kami menyiapkan personel untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib,” kata Reynold di Jakarta, Kamis.

Reynold menjelaskan personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, unsur TNI, serta pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan.

Ia menginstruksikan seluruh personel yang bertugas menjaga profesionalisme, tidak mudah terpancing situasi di lapangan, serta tidak membawa senjata api maupun senjata tajam selama pengamanan berlangsung.

Reynold juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi aksi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan pengamanan akan dilakukan hingga seluruh rangkaian aksi selesai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi aksi agar mencari jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat perkembangan di lapangan," ujar Reynold.

Sebagaimana diketahui, unjuk rasa dari Gerakan Ojol Indonesia Bersatu dan sejumlah elemen masyarakat digelar di kawasan Gambir.

Selain itu, terdapat aksi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi bersama sejumlah elemen lainnya di kawasan DPR/MPR RI, Senayan.

Baca juga: Polisi bagikan makanan dan minuman kepada massa aksi di DPR

Baca juga: Pengamat sebut demonstrasi bayaran dapat rusak demokrasi

Baca juga: Anggota polisi alami retak tulang saat kawal demo di depan Gedung DPR

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |