Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan cara pemerintah untuk menciptakan iklim industri telekomunikasi (telko) dapat tetap sehat sehingga mempercepat hadirnya lebih banyak jaringan 5G di Indonesia.
Salah satu yang dilakukan adalah dengan menyesuaikan biaya investasi para pelaku industri dengan kondisi industri yang tengah berlangsung di masyarakat.
"Kami mencoba memberikan lingkungan dan ekosistem yang sehat dengan memberlakukan beberapa peraturan yang memperhatikan kondisi industri telekomunikasi. Kami mencoba mengurangi biaya regulasi. Kami ingin menjaga agar industri ini berjalan dengan baik dengan kondisi keuangan yang sehat," ujar Nezar dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurutnya industri telekomunikasi yang sehat menjadi prasyarat penting bagi operator untuk terus berinvestasi dalam pembangunan jaringan generasi baru.
Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kebijakan yang memberi kepastian bagi industri sekaligus mendorong percepatan transformasi digital nasional.
Baca juga: Wamenkomdigi: Fitur anti-scam lindungi konsumen dari penipuan digital
Kondisi industri telekomunikasi yang sehat juga dinilai dapat mendukung keberlanjutan investasi jaringan yang nantinya memberikan lebih banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia
Maka dari itu, pemerintah terus mencermati dinamika persaingan usaha agar operator memiliki ruang untuk memperluas investasi, meningkatkan kualitas jaringan, dan menghadirkan layanan yang semakin baik bagi masyarakat.
"Kami ingin menjaga agar industri ini berjalan dengan baik dengan kondisi keuangan yang sehat. Kami memperhatikan adanya penurunan pendapatan. Tapi sekarang saya pikir dengan tiga pemain ini, kita bisa membuat industri telekomunikasi Indonesia sehat," katanya.
Komitmen Pemerintah mendukung industri telekomunikasi mendapatkan persaingan usaha yang sehat juga disampaikan Nezar saat melakukan audiensi dengan President Director dan Chief Executive Officer dari salah satu operator seluler di Indonesia yaitu XLSMART.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/7), Nezar mengapresiasi komitmen XLSMART dalam mempercepat implementasi jaringan 5G di Indonesia.
Menurutnya, perluasan cakupan layanan 5G akan memperkuat konektivitas digital sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman masyarakat dalam memanfaatkan layanan internet berkecepatan tinggi.
Baca juga: Wamenkomdigi ungkap literasi digital cara baru penting hadapi era AI
"Saya sangat senang mendengar bahwa Anda menjalani transformasi 5G ini di Indonesia karena Anda sangat agresif," kata Nezar.
Selain memperluas jaringan, Nezar menekankan bahwa keberhasilan implementasi 5G pada akhirnya diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan harus menjadi tujuan utama setiap investasi teknologi baru. Maka dari itu, Nezar mengatakan pemerintah mendukung terus segala bentuk investasi dan kolaborasi dengan pelaku industri yang sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.
Sinergi antara pemerintah dan operator dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan akses internet berkecepatan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing digital Indonesia.
"Kami sangat menghargai kerja sama dan dukungan Anda. Dan saya percaya kita dapat memimpin lompatan besar menuju keunggulan untuk menjadi salah satu pemain paling signifikan bagi Indonesia dan Malaysia. Dan kami akan mendukung Anda semua," Nezar menutup pernyataannya.
Baca juga: Investasi AI harus hadirkan transfer teknologi bagi Indonesia
Baca juga: Nezar sebut internet murah bisa jadi mesin pertumbuhan ekonomi baru
Baca juga: Wamenkomdigi: Digitalisasi pemerintahan tak cuma tambah aplikasi
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































