Warga diimbau kurangi aktivitas di luar ruangan akibat semakin tebalnya kabut asap di Sumatera Barat

1 hour ago 4
  • Minggu, 6 September 2026 10:50 WIB

Siluet burung dengan latar matahari diselimuti kabut asap di kawasan Fly Over Katapiang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (6/9/2026). Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, mencatat sebanyak 19 titik panas serta dampak dari karhutla provinsi tetangga yang membuat pekatnya kabut asap di Padang dan sekitarnya sehingga diimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker saat berpergian. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU

Mobil melintas di pintu keluar tol Padang - Sicincin yang diselimuti kabut asap di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (6/9/2026). Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, mencatat sebanyak 19 titik panas serta dampak dari karhutla provinsi tetangga yang membuat pekatnya kabut asap di Padang dan sekitarnya sehingga diimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker saat berpergian. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU

Foto udara kabut asap menyelimuti kawasan perbukitan di Padang, Sumatera Barat, Minggu (6/9/2026). Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, mencatat sebanyak 19 titik panas serta dampak dari karhutla provinsi tetangga yang membuat pekatnya kabut asap di Padang dan sekitarnya sehingga diimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan masker saat berpergian. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |