Wapres: Pembangunan di Papua jadi salah satu prioritas pemerintah

2 hours ago 1

Manokwari (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming menyebut pemerintah akan terus mempercepat pembangunan nasional, dengan Papua menjadi salah satu prioritas.

Ketika membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, Sabtu malam, Wapres Gibran menyebut proses pembangunan baik infrastruktur maupun pemberdayaan manusia kini tidak hanya berfokus di Pulau Jawa tapi merata di seluruh Indonesia.

"Pembangunan sudah tidak lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris. Itulah sebabnya pembangunan Papua jadi salah satu prioritas Bapak Presiden. Mulai dari pembangunan rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, Trans Papua, MBG (Makan Bergizi Gratis), Kampung Nelayan," kata Wapres Gibran Rakabuming.

"Harapannya ke depan ini dapat menurunkan ketimpangan, memperluas akses, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," ujar Wapres Gibran menambahkan.

Dia menyoroti salah satu fasilitas yang dibangun dalam beberapa waktu terakhir, yaitu Lapangan Borarsi yang digunakan dalam perhelatan Pesparawi Nasional XIV selama beberapa hari ke depan.

Terkait fasilitas yang sudah terbangun tersebut, dia meminta kepada masyarakat Manokwari untuk terus menjaga dan merawatnya dengan baik. Masyarakat dapat melapor kepada pemerintah daerah jika menemukan kerusakan dan saling mengingatkan dalam perawatannya.

Dia mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk masyarakat Papua membutuhkan situasi yang kondusif dan damai.

Untuk itu, Wapres kemudian menyampaikan apresiasinya terhadap pesan perdamaian dan persaudaraan dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV yang diselenggarakan di Papua Barat.

"Ini sangat relevan dan patut kita dukung bersama," demikian Gibran Rakabuming.

Baca juga: Gibran bagikan tiga sepeda dan dua alat musik untuk peserta Pesparawi

Baca juga: Gibran tekankan pentingnya perdamaian saat buka Pesparawi XIV

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |