Gorontalo (ANTARA) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Gorontalo menyoroti kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Limboto dan dampaknya terhadap keberlanjutan Danau Limboto pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Direktur Eksekutif Daerah Walhi Gorontalo Defri Sofyan mengatakan pihaknya menggelar aksi simbolik di Danau Limboto untuk mengingatkan pentingnya perlindungan kawasan hulu yang berperan menjaga fungsi ekologis danau tersebut.
"Danau Limboto saat ini sedang berada dalam kondisi kritis dan ancaman terbesarnya datang dari wilayah hulu," kata Defri dalam keterangannya di Gorontalo, Sabtu.
Menurutnya, berbagai aktivitas pemanfaatan lahan di kawasan hulu perlu menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi fungsi daerah tangkapan air yang terhubung dengan Danau Limboto.
Berdasarkan kajian spasial yang dilakukan organisasi tersebut, terdapat area konsesi perusahaan biomassa yang berada di wilayah Sungai Limboto-Bolango-Bone. Walhi menilai kawasan tersebut memiliki fungsi penting dalam menjaga siklus hidrologi dan mengurangi risiko bencana ekologis.
Baca juga: Keberhasilan program swasembada bertumpu pada kelestarian lingkungan
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Menteri LH: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Mulai dari Pilah Sampah
Walhi juga mengutip data Balai Wilayah Sungai Sulawesi II yang mencatat laju sedimentasi Danau Limboto mencapai sekitar 5.300 ton per tahun. Sedimentasi tersebut berasal dari sejumlah sungai yang bermuara ke danau.
Pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Walhi Gorontalo meminta pemerintah memperkuat perlindungan ekosistem penting, mengevaluasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan tekanan terhadap lingkungan, meningkatkan penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan, serta menjamin ruang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam.
Aksi yang digelar di Danau Limboto itu diisi dengan pembentangan spanduk, pembacaan puisi, orasi, serta penyampaian pesan lingkungan terkait perlindungan kawasan hulu dan upaya mitigasi krisis iklim.
Aksi peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang digelar Walhi Gorontalo di Danau Limboto, Gorontalo, Sabtu (6/6/2026). ANTARA/Faradila AlimPewarta: Faradila Alim
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































