UPTD Farmasi pastikan distribusi obat-obatan warga terdampak banjir

16 hours ago 5

Banjarmasin (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan kelancaran pendistribusian obat-obatan serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita kepada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah.

Plt Kepala UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kalsel Efrin Pujianti mengatakan pihaknya telah menyalurkan berbagai kebutuhan farmasi, dengan fokus utama pada obat-obatan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat di lokasi terdampak, khususnya di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut yang menjadi wilayah terdampak paling besar.

Baca juga: Pemkab Banjar perpanjang status tanggap darurat bencana banjir

“Kami sudah membagikan yang utama, yaitu salep kulit untuk masyarakat terdampak banjir, terutama di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut yang jumlah korbannya paling banyak,” ujar Efrin di Banjarbaru, Jumat.

Selain salep kulit, Instalasi Farmasi Dinkes Kalsel juga mendistribusikan obat-obatan ringan, seperti obat demam, flu, serta vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh masyarakat selama berada di pengungsian.

“Untuk obat-obatan, kami bagikan yang ringan-ringan, seperti obat panas, flu, hingga vitamin,” ujarnya.

Guna mengantisipasi meningkatnya gangguan kesehatan kulit akibat banjir, pihaknya juga telah mengajukan tambahan logistik ke pemerintah pusat.

“Kami sudah mengajukan permintaan ke pusat untuk salep kulit sebanyak 10.000 tube, karena pada kondisi banjir biasanya banyak masyarakat yang terserang kutu air dan penyakit kulit lainnya,” tambah Efrin.

Baca juga: Mensos beri dukungan psikososial bagi korban banjir di Banjar-Kalsel

Baca juga: Pemkab Banjar bagikan ribuan nasi bungkus untuk warga terdampak banjir

Dalam upaya memastikan kebutuhan farmasi terpenuhi secara merata, Instalasi Farmasi Dinkes Kalsel terus berkoordinasi dengan puskesmas dan puskesmas pembantu di setiap kabupaten/kota untuk mendata kebutuhan obat yang diperlukan di lapangan.

“Kami terus bekerja sama dengan puskesmas hingga puskesmas pembantu di tiap kabupaten untuk mendata keperluan farmasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya kepada warga terdampak banjir, Efrin juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan bagi para tenaga kesehatan yang bertugas langsung di lokasi bencana.

“Kami berpesan bukan hanya kepada masyarakat terdampak banjir, tetapi juga kepada petugas kesehatan yang terjun langsung ke lokasi agar bersama-sama menjaga kesehatan,” tutupnya.

Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |