TNI dan militer negara sahabat adu kemampuan menembak dalam SGS

2 weeks ago 23

Jakarta (ANTARA) - Personel TNI dan tentara dari Amerika Serikat, India, dan Selandia Baru menjalani latihan menembak atau Sof Flat Range Advance Shooting dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, dijelaskan latihan ini digelar di Lapangan Tembak Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Minggu.

"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur dan interoperabilitas antarangkatan bersenjata negara peserta," seperti dikutip siaran pers tersebut.

Siaran pers itu menjelaskan latihan ini diikuti oleh 270 personel terdiri atas 110 personel Indonesia dari Yonif 502/UY, 80 personel Amerika Serikat dari 1-501 PIR, dan 1st SFG, 45 personel Selandia Baru dari 57/7 RAR, serta 40 personel India dari 50th Independent Para SF.

Seluruh rangkaian latihan pun diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi.

Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan menembak para pasukan semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarkorps dari masing-masing negara.

Baca juga: TNI dan marinir lintas negara pertajam kemampuan menembak saat malam

Untuk diketahui, ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Ke-21 negara tersebut, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.

Baca juga: Marinir TNI AL tampilkan peluncur roket MLRS Vampire pada ajang SGS

Pewarta: Walda Marison
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |