Polisi mendalami penyebab kebakaran di Terminal NPCT1 Jakut

2 hours ago 5
Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar.

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok tengah mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di Terminal New Priok Container Terminal One (NPCT1) Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (21/9) sore.

“Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, di Jakarta, Senin.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk detail lebih lanjut dalam proses lidik,” kata dia lagi.

Ia menjelaskan lokasi kebakaran adalah Terminal NPCT1 tepatnya di Kade 820 Blok DG.

Menurut dia, dari keterangan saksi, api termonitor muncul sejak pukul 15.20 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WIB

“Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut,” kata dia pula.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian, tapi belum dapat masuk ke lokasi karena situasi masih panas.

“Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata dia.

Sebelumnya, New Priok Container Terminal One (NPCT1) memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin sore.

“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh, di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan saat ini petugas melakukan tahap pendinginan lokasi yang terbakar, dan untuk pendinginan membutuhkan waktu satu jam lamanya.

“Pembaruan saat ini penanganan kebakaran sudah masuk tahap pendinginan yang dilakukan NPCT1 dengan pihak terkait,” kata dia pula.

Baca juga: Kebakaran di Pelabuhan NPCT1 dipastikan tak ada korban jiwa

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |