Timika (ANTARA) - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur Abdon Kisamdu mengakui akan membeli senjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Lucky Avianto dalam keterangannya yang diterima di Timika, Senin (21/9), mengatakan Wadanyon Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap 35 Bintang Timur Abdon Kisamdu mengaku sudah tiga kali mentransfer uang kepada seseorang dengan inisial BA di Yahukimo untuk membeli senjata api.
"Sesuai kesepakatan dengan BA, Abdon Kisamdu akan menerima senjata api tersebut di kali Distrik Dekai, Yahukimo. Pelaku mengaku baru pertama kali membeli senjata api di Yahukimo yang bukan menjadi daerah operasi Kelompok TPNPB-OPM yang dipimpinnya," ujarnya.
Kodap 35 Bintang Timur pimpinan Ananias Ati Mimin bermarkas di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan dan Abdon Kisamdu menjabat sebagai Wadanyon.
Pangkogabwilhan mengatakan dalam percakapan pesan WhatsApp maupun di platform media sosial antarpelaku dan rekannya yang ditemukan petugas dari gawai Abdon Kisamdu, pelaku diarahkan datang ke Distrik Yahukimo untuk melakukan transaksi pembelian senjata dengan BA di tempat yang direncanakan, yakni di Kali Seng Yahukimo.
"Abdon Kisamdu menuturkan setibanya di Bandara Nop Goliat Dekai, dia akan dijemput dan diantarkan ke lokasi pembelian senjata api oleh saudara iparnya berinisal KP. Namun rencana tersebut gagal setelah dirinya diciduk dan diamankan oleh Satgas Kopasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bandara," ujarnya.
Pangkogabwilhan mengatakan saat ini aparat TNI tengah menelusuri keberadaan BA yang disebut Abdon Kisamdu sebagai salah satu pemasok senjata api, khususnya bagi TPNPB-OPM.
Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur Abdon Kisamdu ditangkap oleh pasukan Yon 426 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III, di Bandara Nop Goliat, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Sabtu (19/9).
Pelaku sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri. Pasukan TNI sebelumnya telah menerima informasi terkait pergerakan pelaku, sehingga aparat TNI terlebih dahulu mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat, Dekai. Saat tiba di bandara itu pelaku langsung dibekuk oleh aparat TNI.
Baca juga: Koops TNI Habema ajak kelompok bersenjata tempuh jalan damai di Papua
Baca juga: KemenHAM kecam pembunuhan warga sipil di Yahukimo
Pewarta: Marselinus Nara
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































