TNI AU: Pengiritan BBM tidak kendurkan aktivitas pengawasan udara

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memastikan pengiritan bahan bakar minyak (BMM) yang dilakukan pihaknya, tidak akan mengurangi aktivitas pesawat tempur dalam mengawasi wilayah udara Indonesia.

"Angkatan Udara sangat adaptif menyesuaikan dari kebijakan pemerintah bahwa kita juga tetap menyesuaikan dengan situasi global. Tetapi kami tidak menurunkan kualitas safety dan kualitas profesionalisme penerbang kami," kata Tonny saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.

Tonny mengakui saat ini jajarannya sedang berupaya membatasi penggunaan BBM sesuai dengan perintah pemerintah pusat.

Baca juga: TNI AU kejar target pembangunan 30 satuan radar

Pihaknya pun melakukan beragam upaya agar penggunaan BBM bisa dibatasi namun tidak mengganggu operasional pesawat tempur.

Salah satunya yakni menggabungkan kegiatan latihan manuver pesawat tempur dengan patroli udara.

Selain itu, kata Tonny, pihaknya tidak akan mengendurkan porsi latihan dan jam terbang para penerbang pesawat tempur dan pesawat angkut.

Baca juga: TNI AU siap sediakan SDM dan infrastruktur untuk pesawat tempur baru

Pihaknya lebih memilih menggabungkan seluruh kegiatan latihan terbang yang sebelumnya dilakukan secara terpisah.

"Pemanfaatan fuel (bahan bakar) yang kita kurangi dan beberapa metode latihan kita jadikan satu yang semula latihan sendiri-sendiri. Ini kita jadikan satu sortie (penerbangan) untuk beberapa latihan," jelas dia.

Tidak hanya operasional di udara, Tonny memastikan pihaknya juga akan menyesuaikan kegiatan operasional di darat agar selaras dengan gagasan pengiritan bahan bakar yang digaungkan pemerintah.

Dengan adanya upaya-upaya tersebut, Tonny berharap personel TNI AU bisa memanfaatkan bahan bakar secara efektif demi hasil operasi udara yang maksimal.

Baca juga: TNI AU tunggu keputusan Kemhan soal pembelian empat pesawat A400M

Baca juga: TNI AU gelar simulasi pengisian bahan bakar pesawat tempur di udara

Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |