Jakarta (ANTARA) - Tim Nasional Basket 3x3 Indonesia mengusung dua misi utama saat berkompetisi di Asian Beach Games 2026 di China, yaitu mempersembahkan prestasi maksimal dan membangun kekuatan menghadapi Asian Games 2026.
"Kami punya misi ganda di ajang (Asian Beach Games Sanya 2026) ini. Kami akan fokus menancapkan prestasi terbaik dan membangun kekuatan untuk menghadapi Asian Games 2026," kata pelatih Timnas Basket 3x3 putra dan putri Indonesia Gandi Andika Ramadhani, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Untuk menghadapi ajang tersebut, Dewan Perwakilan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) Badan Tim Nasional memanggil delapan pemain yang terdiri dari empat pemain untuk tim putra dan empat pemain untuk tim putri.
Ramadhani menjelaskan bahwa komposisi pemain di timnas putra maupun putri merupakan gabungan dari pemain senior dan pemain muda. Dengan demikian, ia berharap pemain muda semakin matang karena dapat belajar langsung dari para seniornya.
Di timnas putra, terdapat Ebrahim Lopez Enguio, pemain berdarah Indonesia-Filipina yang berusia 38 tahun.
Sebelumnya, shooting guard yang akrab disapa Biboy itu pernah menjadi bagian Timnas Bola Basket Indonesia di SEA Games 2015 dan 2017. Terakhir, ia memperkuat tim yang mewakili Indonesia pada ajang 3x3 Challenger yang berlangsung di Jakarta pada tahun lalu.
Selain Biboy, juga ada pemain berpengalaman di basket 3x3 yang memperkuat skuad Timnas Basket 3x3 pada SEA Games 2023 dan 2025, yakni Nickson Damara Gosal. Pemain asal Nusa Tenggara Barat itu kini berusia 25 tahun dengan tinggi 194 centimeter (cm).
Baca juga: AS, Mongolia, dan Spanyol satu grup dalam Piala Dunia 3x3 Putri 2026
Sedangkan komposisi pemain muda diisi oleh Halmaheranno Lolaru Hady yang masih berusia 19 tahun dan sebelumnya memperkuat Timnas Basket 3x3 pada ajang FIBA 3x3 Youth Nations League. Kemudian, pemain berusia 21 tahun dengan tinggi 185 cm, Jonathan Patrick Alex, yang pernah bermain di beberapa kejuaraan 3x3.
Dari sektor putri juga dihuni kombinasi pemain senior dan muda. Komposisi ini disiapkan untuk menjaga kualitas bola basket 3x3 Indonesia di masa mendatang.
Ramadhani mempercayakan Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi yang sudah sangat berpengalaman untuk mengawal perjalanan Timnas Basket 3x3 putri di ajang ini. Ayu termasuk salah satu atlet yang sukses mempersembahkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand dari cabang basket 3x3. Di edisi-edisi sebelumnya, ia juga menjadi andalan di basket 3x3 putri pada SEA Games.
Dengan pengalaman prestasi itu, ia berharap Ayu dapat menjadi mentor bagi para pemain muda di tim seperti Berlian Yesi Tri Utari, Diva Intan Nur Fadillah, dan Angelica Jennifer Candra.
Ramadhani mengatakan sangat termotivasi untuk bisa bersaing di Asian Beach Games kali ini. Ia memahami bahwa tantangan yang dihadapi tidak mudah, namun tim akan berusaha tampil maksimal untuk mengharumkan "Merah Putih".
"Kami yakin dengan komposisi kombinasi pemain muda dan senior ini bisa memberikan hasil maksimal di Sanya nanti. Lebih dari itu, ada misi besar untuk menjaga eksistensi masa depan bola basket 3x3 agar lebih kompetitif saat menghadapi kejuaraan bergengsi ke depannya," katanya.
Timnas Basket 3x3 di Asian Beach Games 2026 akan menjalani sesi pelepasan kontingen pada Senin (20/4). Selanjutnya, timnas akan berangkat ke Sanya pada Kamis (23/4) untuk berkompetisi pada 25–28 April.
Baca juga: FIBA umumkan 20 negara peserta Piala Dunia 3x3 2026 di Polandia
Baca juga: Shibuya Challenger 2026 perebutkan tiket World Tour Zadar
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































