Thalita anggap duel dengan An Se Young tolok ukur pembenahan

2 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tunggal putri Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan menganggap pengalaman menghadapi An Se Young sebagai tolok ukur untuk meningkatkan kematangan fisik, teknik, dan keuletan dalam pengembangan permainannya.

Thalita harus mengakui keunggulan pemain terbaik dunia asal Korea Selatan tersebut 15-21, 11-21 pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu.

"Saya mendapat pelajaran berharga setelah menghadapi An Se Young. Ke depan, saya harus bermain lebih aman dan lebih ulet," kata Thalita dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.

Meski gagal melanjutkan langkah, Thalita menilai kesempatan menghadapi An Se Young memberinya gambaran mengenai aspek yang masih harus ditingkatkan untuk bersaing di level tertinggi.

Menurut dia, kematangan fisik dan teknik menjadi dua hal yang perlu terus diasah setelah merasakan langsung kualitas permainan pemain Korea Selatan tersebut.

Baca juga: Rachel/Febi bidik revans atas Yuki/Mayu di Kejuaraan Dunia 2026

"Saya bersyukur bisa tampil di Kejuaraan Dunia karena mendapat banyak pelajaran. Dari pertandingan itu, saya melihat kondisi fisik dan teknik saya masih harus lebih dimatangkan," ujar Thalita.

Thalita mengaku sempat merasakan ketegangan ketika berbagi lapangan dengan An Se Young, tapi berusaha menikmati pertandingan dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman.

"Saya berusaha menikmati pertandingan dan mengambil sebanyak mungkin pengalaman," katanya.

Keikutsertaan di Kejuaraan Dunia melengkapi rangkaian pengalaman Thalita pada sejumlah kejuaraan besar sepanjang 2026.

Baca juga: Fajar/Fikri jadikan ekspektasi juara sebagai tambahan kepercayaan diri

Dia juga telah mendapatkan kesempatan memperkuat Indonesia pada Kejuaraan Beregu Asia, Piala Uber, dan Kejuaraan Asia sebelum tampil di New Delhi.

"Saya bangga karena sudah mampu berjuang sampai sejauh ini," ujar Thalita.

Thalita mengakhiri debut dalam Kejuaraan Dunia pada babak 32 besar setelah mengalahkan wakil Peru Ines Lucia Castillo 22-20, 21-7 pada pertandingan pertama.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |