Timo ingin lihat kualitas Indonesia dalam final Srikandi Merdeka Cup

2 hours ago 2

Kudus (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-16 putri Indonesia Timo Scheunemann ingin melihat kualitas anak asuhnya sejauh mana dalam pertandingan final Srikandi Merdeka Cup 2026 melawan Thailand yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu.

Timo mengatakan bahwa saat ini anak asuhnya sangat membutuhkan jam terbang menghadapi lawan yang jauh lebih kuat seperti Thailand demi bisa melihat seberapa matangnya kualitas pemain yang dikembangkannya.

"Di satu sisi kami merasa ingin melihat seberapa jauh sih kami sudah mendekati Thailand," ujar Timo dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Sabtu.

Timo menyebut Garuda Pertiwi saat ini merupakan skuad generasi baru yang dibentuk melalui proses pemilihan secara sistematis dan dibina untuk program jangka panjang.

Baca juga: Konsistensi kompetisi jadi kunci fondasi sepak bola putri nasional

"Kami generasi baru, mereka hasil pemilihan yang sistematis, hasil kerja sama yang apik antara Djarum Foundation Bakti Olahraga dan PSSI," tutur Timo.

Timo bersyukur target pribadinya untuk memperoleh lima pertandingan di turnamen Srikandi Merdeka Cup tercapai mengingat kompetisi ini memang ditujukan untuk menambah jam terbang.

"Gol saya pribadi main lima kali. Syukur-syukur pertandingan kelima itu final," kata Timo.

Menatap laga final, catatan Garuda Pertiwi begitu mentereng. Indonesia kini juga masih belum terkalahkan dalam empat pertandingan dengan statistik mencetak 14 gol dan belum pernah kebobolan.

Di satu sisi, Thailand dalam turnamen ini tampil begitu menjanjikan dengan berstatus tak terkalahkan dalam empat pertandingan. Selain itu, Thailand juga mencatatkan total 15 gol dan hanya sekali kebobolan.

Baca juga: Timo targetkan pembinaan jangka panjang dengan skuad U16 Indonesia

Baca juga: PSSI puas dengan performa dua tim Indonesia di Srikandi Merdeka Cup

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |