Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memberikan berbagai layanan termasuk perpanjang SIM gratis untuk ribuan pengemudi ojek daring (ojol) dan komunitas motor dalam Kopdar Kebangsaan “Jaga Jakarta” di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Sabtu.
Kegiatan yang diikuti komunitas dari 10 satuan wilayah binaan Polres jajaran Polda Metro Jaya tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT 81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol.
“Komunitas ojek online bukan hanya bagian dari mobilitas Kota Jakarta, tetapi juga dapat menjadi pelopor keselamatan, ketertiban, serta keteladanan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono saat membacakan sambutan dan mewakili Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri.
Ia menjelaskan Polda Metro Jaya tidak hanya menggelar perlombaan khas perayaan kemerdekaan, tetapi juga menyediakan sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh para mitra ojol.
Layanan tersebut meliputi uji emisi, pemeriksaan kendaraan ringan, pemeriksaan kesehatan pengemudi, donor darah, edukasi keselamatan berkendara, hingga perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) secara gratis.
Selain itu, Polda Metro Jaya menyediakan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara gratis sebagai ruang bagi masyarakat untuk memasarkan dan mendukung kegiatan ekonomi.
Adapun perlombaan yang digelar meliputi lomba motor hias, estafet sarung, balap bakiak, dan tarik tambang.
Dekananto mengatakan komunitas ojol memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Jakarta karena para pengemudi hampir setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat komunitas ojol memiliki posisi strategis untuk ikut menjaga ketertiban, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta. Karena itu, sinergi dengan komunitas ojol perlu terus dibangun melalui komunikasi, edukasi, dan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.
Ia mengajak mitra ojol untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kebersamaan merupakan kekuatan besar. Bukan semata-mata karena jumlah anggota atau besarnya komunitas, tetapi karena adanya solidaritas dan kepedulian yang dibangun bersama,” katanya.
Dekananto berharap kolaborasi antara Polri, komunitas ojol, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus membantu menciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif.
Kopdar Kebangsaan “Jaga Jakarta” juga diharapkan tidak berhenti sebagai momentum peringatan HUT 81 RI, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Tertib di jalan, peduli sesama, dan bersama-sama jaga Jakarta,” ujarnya.
Baca juga: Hari Juang Polri, Polisi perkuat kemitraan ojol hingga warga Bekasi
Baca juga: Polda Metro Jaya resmikan 35 rumah layak huni dukung program Presiden
Baca juga: Polda Metro bongkar pabrik uang palsu di Tangsel, empat pelaku dibekuk
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































