Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) menilai pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu faktor utama yang mendorong percepatan pertumbuhan pelaku usaha kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Perkembangan ekonomi kreatif saat ini cukup positif. Teknologi membantu percepatan informasi dan memberikan banyak kemudahan bagi para pelaku usaha," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta Timur Yayang Kustiawan di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, perkembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Jakarta Timur menunjukkan tren yang semakin positif.
"Kemudahan akses informasi, pemasaran digital, hingga perluasan jaringan usaha menjadi keuntungan yang kini dirasakan para pelaku UMKM," ujar Yayang.
Dia menyebutkan sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Pelaku usaha pun semakin mudah memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas melalui berbagai platform digital.
Selain dukungan teknologi, kolaborasi dengan komunitas dan berbagai pihak juga menjadi faktor penting dalam pengembangan ekonomi kreatif. Yayang mengatakan komunitas memiliki peran strategis dalam memperluas jejaring usaha sekaligus menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi para pelaku usaha.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Komunitas dan teknologi memiliki peranan signifikan karena memberikan akses dan kemudahan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang," ucap Yayang.
Untuk itu, dia berharap dengan dukungan teknologi, pembinaan berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai pihak, sektor ekonomi kreatif Jakarta Timur semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Sudin Parekraf terus berupaya melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha kreatif. Sampai dengan saat ini, tercatat sebanyak 2.574 pelaku usaha kreatif telah mendapatkan pembinaan dari Sudin Parekraf Jakarta Timur.
Baca juga: Sudin Parekraf Jaktim bina 2.574 pelaku usaha kuliner hingga fesyen
Baca juga: Pemkot Jaktim latih warga mengolah makanan beku sebagai peluang usaha
Baca juga: Pemkot Jaktim dorong digitalisasi UMKM lewat bimtek ekonomi kreatif
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































