Roma (ANTARA) - Kota Cesena di Italia terletak beberapa puluh kilometer dari Imola, yang terkenal sebagai tempat penyelenggaraan putaran Kejuaraan Dunia Formula 1 dan Kejuaraan Ketahanan Dunia (World Endurance Championship/WEC) FIA.
Di Kota Cesena, Italia, perusahaan kebugaran Technogym membangun pusat global untuk ilmu pengetahuan dan inovasi olahraga, meluncurkan Kejuaraan Dunia Treadmill pertama, serta menciptakan jalur khusus menuju Kejuaraan Dunia Lari Jalan Raya (World Athletics Road Running Championships) 2027.
Di Cesena, tidak ada deru mesin balap yang memekakkan telinga, tetapi semangat kompetisi yang sama menarik peserta dari seluruh dunia.
Selesai dibangun pada 2012, Technogym Village di pinggiran Cesena mengintegrasikan pusat kebugaran, fasilitas manufaktur, dan operasi logistik, yang berfungsi sebagai kantor pusat global perusahaan tersebut.
Di ruang laboratorium bernama Technogym Lab, seorang atlet yang ditempeli sejumlah sensor putih berbentuk lingkaran melakukan tes lari dan lompat di atas treadmill serta platform-platform uji yang telah ditandai. Sistem-sistem di sekitar atlet itu secara berpresisi merekam setiap jejakan kaki, lompatan, dan gerakan lengan.
Inilah inti dari proses penelitian dan inovasi kami, kata Silvano Zanuso, direktur penelitian ilmiah Technogym.
"Platform gaya mengukur output, sistem perekam gerakan melacak lintasan gerakan, dan sensor memantau aktivitas otot. Melalui data ini, kami menganalisis performa atletik, biomekanika, dan efisiensi gerakan, sehingga kami dapat merancang program pelatihan yang dipersonalisasi," katanya.
Di luar laboratorium tersebut, terpasang sebuah mesin latihan kekuatan. "Ini adalah mesin kebugaran pertama yang pernah diproduksi oleh Technogym," jelas Enrico Manaresi, direktur hubungan media global Technogym.
Pada 1983, pendiri sekaligus presiden perusahaan ini, Nerio Alessandri, membangun perusahaan ini di garasi keluarganya di sebuah desa kecil di dekat Cesena.
Kota kecil ini tetap berkaitan erat dengan industri olahraga dan kebugaran selama lebih dari empat dekade. Setiap tahun, banyak atlet, dokter, peneliti, dan pakar kebugaran dari seluruh dunia mengunjungi lokasi ini untuk melakukan pelatihan dan studi. Sebagai pemasok resmi jangka panjang Olimpiade, Technogym menyediakan alat pelatihan dan dukungan teknologi untuk atlet Olimpiade
Pada 3 Juni lalu, Technogym Village menjadi tuan rumah peluncuran Kejuaraan Dunia Treadmill (World Treadmill Championship) pertama, sebuah inisiatif lainnya yang berkaitan dengan lari. Dalam kompetisi lari jarak 5 kilometer ini, pelari dari semua level di seluruh dunia dapat berkompetisi menggunakan treadmill yang terkoneksi di pusat-pusat bersertifikasi. Hasilnya ditampilkan di papan peringkat daring global. Atlet-atlet yang lolos dari babak kualifikasi dan regional akan diundang ke babak final yang akan digelar pada Maret tahun depan di Technogym Village.
"Saya berlari di treadmill dua hingga tiga hari dalam sepekan. Olahraga lari merupakan bagian besar dari pasar kami, 90 persen bisnis atletik adalah olahraga lari. Ratusan ribu orang setiap pekan berlari menggunakan teknologi Technogym. Saya rasa ajang ini akan memperkenalkan olahraga kami ke kalangan muda, dan ini bagus," kata Sebastian Coe, presiden federasi atletik dunia World Athletics.
World Athletics akan memberikan tiket wildcard kepada atlet putra dan putri terbaik dari federasi anggota masing-masing, yang memberi mereka kesempatan untuk berkompetisi dalam lomba lari 5 kilometer di Kejuaraan Dunia Lari Jalan Raya (World Athletics Road Running Championships) 2027 di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China timur.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































